Berkali-kali Adelia memiringkan kepalanya dan memutar badannya. Saat ini, ia sedang berada di depan kaca memandangi dirinya yang tengah menggunakan dress selutut berwarna putih bermotif kupu-kupu dan wedges putih setinggi tujuh sentimeter.
Hari ini, ia akan pergi bersama Orion untuk melakukan 'kencan pertama' mereka. Hanya sebuah kencan sederhana di dalam mall, seperti menonton dan makan. Pasalnya, Adelia akan mengenakan celana jeans pendek dan kaos santai, namun tentu saja Dylan—penasihatnya—melarang keras hal itu dan mengatur segalanya.
"Nah, sekarang kau benar-benar terlihat seperti seorang wanita," Dylan memberikan komentarnya. Adelia langsung memberikan tatapan tak bersahabat miliknya.
"Ya, ya, ya. Terserah. Aku pergi dulu," ujar Adelia sebelum keluar dari apartemennya. Dylan tersenyum miring,"You're welcome?"
Begitu Adelia membuka pintu, ia langsung mendapati Orion dengan tangan yang menggantung di udara. "Tepat waktu," ujar Orion datar.
"Apa maksudmu?"
Orion menggeleng. "Tidak. Hanya saja, wanita pada umumnya selalu terlambat karena berdandan, tapi kau.."
"Hei, hei. Berhentilah membanding-bandingkanku dengan wanita pada umumnya. Aku berbeda, oke? Nah, ayo pergi!" Adelia melangkah lebih dulu sebelum Orion sempat membalas kata-katanya.
"So, what kind of date today, Bee?" tanya Adelia.
Orion terkekeh mendengarkan panggilan yang menggelitik itu. "We're gonna watch a movie, Sugar," balasnya.
"Nice! Film apa?" tanya Adelia sambil mengeluarkan ponselnya.
"Kingsman. Bagaimana menurutmu?"
"Hm, aku setuju. Aku juga sudah lama tidak menonton di bioskop," ujar Adelia antusias.
Lalu, tidak ada lagi pembicaraan di antara mereka. Adelia sekali-kali mencuri pandang pada Orion yang tengah fokus mengemudi. "Kau tahu, kupikir kau akan terlihat buruk jika memakai pakaian santai. Sepertinya, aku salah..." ujar Adelia mmebuat Orion membagi fokusnya.
"Kau..masih terlihat tampan," puji wanita itu.
Jujur saja, Orion sedikit terkejut dengan spontanitas asistennya itu. Dia benar-benar berani mengungkapkan isi pikirannya tanpa takut bagaimana orang lain akan menanggapinya. Adelia terlihat begitu agresif.
Ia terkekeh. "Kau jujur sekali.."
Kemudian, mereka kembali diam. Orion sedang berpikir pertanyaan apa yang harus dia ajukan pada wanita di sampingnya. Ia ingin membangun chemistry yang indah bersama Adelia untuk melancarkan rencananya.
"Adel, aku tahu ini pertanyaan bodoh, tapi apa kau pernah jatuh cinta?" tanya Orion membuat Adelia sedikit terkejut.
Wanita itu berdeham untuk menetralkan reaksinya. "Well, aku pernah. Tapi, aku cukup sadar kalau aku tidak akan bisa menjalani hidup seperti itu semenjak aku memutuskan untuk bergabung dengan Oliver." Orion diam menunggu perkataan selanjutnya.
Adelia tersenyum miring,"Saat itu, aku sedang menjalankan misi. Aku bertemu dengan pria itu. Dia berbeda. He's so damn hot and fuckin' bad. Aku bahkan tidak bisa melawan pesonanya.."
"Kau tahu, Javier, aku meninggalkannya, even though it's mutual. Misi lebih penting dari segalanya. Sekalipun, kau harus membunuh temanmu sendiri," katanya lagi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Staying Afloat
Action[ Action - Romance ] 2017.05.13 - Now Highest Rank : #7 IN ACTION Title Before : There's Nothing Holdin' Me Back Wanita yang dikenal sebagai Adelia Summer ini harus memilih antara masa depan dan masa lalunya. Ia yang awalnya begitu ambisius dengan d...