Nayeon???

2.8K 83 14
                                        

"Tolong tetaplah bersama ku.!"

================================

"Assalamualaikum mama,papa..Nara pulang.! kalian dimana? Loh Kok sepi ya?" Nara memasuki rumah nya Namun terasa sepi,kemudian dia melihat Bik minah berjalan ke arah nya

"Bik..mama sama papa mana? Nayeon jga kemana bik? Apa dia belum pulang? Tapi ini kan udah jam 4 sore? Huh pasti tuh Nayeon lagi keluyuran.!"  ucap Nara

"Non..hmm..itu non.." Jawab Bik minah gugup

"Itu apa bik? Bibik kenapa? Bibik sakit? Jawab bik mama,papa,dan nayeon kemana? Kok pada gak kelihatan? Biasa nya kalau aku pulang,mereka ada di ruang keluarga.Tapi ini kok gak ada? Sepi.!" Tanya Nara pada bik Minah,

"Non sebener nya...Nyonya dan tuan...serta den Nayeon...sudah berangkat ke...Korea sejak tadi pagi non." Jawab bik minah harap harap camas melihat raut wajah Nara.

"Bik..sebaik nya bibik jangan bercanda deh.! Gak mungkin mereka ninggalin aku di sini sendirian,aku kan juga anak mereka.!" Ucap Nara dengan mata yang mulai berkaca kaca

"Demi allah..bibik gak bercanda non.Nyonya cuma nitipin non ke bik minah..Bibik janji akan jagain non Nara,karena bibik udah anggap non Nara seperti anak nya bibik sendiri." balas bik minah yang kemudian memeluk Nara setelah melihat Nara menangis.

"Tapi kenapa?..hiks.hiks..Kenapa mama papa tinggalin Nara di indonesia? Salah Nara apa bik?" Isak tangis Nara kian terdengar nyaring di ruangan itu.

"Non gak salah apa apa.! Non percaya sama bibik,bibik bakal jagain non Nara,Bibik janji.! Tuan Admadja ke korea karena harus mengurus Perusahaan induk di sana,karena kakek nya non sudah pensiun dan menyerahkan perusahaan ke Tuan. Karena cuma Tuan lah putra tunggal kakek nya non." jawab bik Minah menjelaskan.

"Aku tau bik,sebenarnya mama dan nayeon ikut serta ke sana karena mereka sangat membenci Nara.! Kejadian 2 minggu lalu yang udah membuat mereka membenci Nara.! Dan kalau mereka sayang sama Nara,pasti mereka juga ajak Nara pindah ke sana.!" Ucap nya dengan emosi Yang meluap.

Bik minah yang mendengar Nara membentak nya hanya bisa diam.Karena dia tau,kalau Nara sangat sedih saat menerima kenyataan yang sulit di  jalani oleh nya di usia yang masih belia.Bik minah yang di detik kemudian memeluk Nara dengan penuh kasih sayang layak nya seorang ibu yang tak ingin melihat anak nya bersedih

"Tolong tetap lah bersama ku.! Tolong Jangan tinggalin Nara." Ucap nya dengan nada bergetar menahan tangis nya.

"Bibik janji.! Jika bik minah panjang umur,Bibik akan selalu bersama dengan non Nara" jawab bik minah masih dengan tangan nya yang  mengelus rambut lurus dan tebal  Nara.

***

"Nara..Sayang?? Bangun nak,kita udah sampai nih.!" Ucap Bae ji su membangun kan putri nya.

"Hoammm.!! Upsss.! Sorry ma,aku kelepasan..hehe..Kira Nara lagi di rumah..wkwk." balas nara cengar cengir menyadari tingkah nya yang memalukan ketika dia menguap tadi.

"Haha..Gpp sayang.Ya sudah,ayo kita siap siap turun." Ajak sang mama.

^Nara P.O.V^

Huft..dia kembli bermimpi tentang kejadian 4 tahun silam yang berhasil membuat nya seperti orang gila karena di tinggal oleh orang tua dan saudara kembar nya.

"kenapa harus mimpi itu sering datang sih? Kenapa juga bukan mimpi bertemu kookie oppa? Huh..capek banget rasa nya kalau harus mengingat kejadian itu.!" Batin nara ketika menuju pintu keluar bandara

High School Romance 7NY [[Completed]]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang