Bertemu lagi di side story Tsundere!🙆
Semoga masih nungguin, ya😆
Happy reading!✨
---
Malam ini, Kanaya tengah menghadiri reuni SMP-nya yang di adakan di salah satu restoran bintang lima di Jakarta. Acara yang diadakan secara formal ini cukup ramai, ditambah banyak yang membawa pasangan masing-masing.
Awalnya Kanaya ingin mengajak Adriel, namun cowok itu harus menjemput Iren di bandara. David sendiri juga tidak bisa hadir karena sedang berada di Bali untuk menghadiri acara wisuda sepupunya. Alhasil, Kanaya harus pasrah dan berangkat sendirian menggunakan taksi.
"Ramai juga, ya."
Kanaya yang baru saja memisahkan diri dari genk SMP-nya dulu untuk mengambil minuman yang disediakan di sebuah meja bundar tersentak kaget, lalu menoleh hanya untuk mendapati sosok Putra yang tengah tersenyum hangat ke arahnya.
"Eh, Putra," sapa Kanaya dengan senyum yang menghiasi bibirnya. "Gue pikir lo udah balik ke Lombok."
"Gue baru balik besok," jelas Putra. "Eh, by the way, lo sendirian aja? Nggak sama David?"
"Davidnya lagi nggak di Jakarta."
"Jujur, gue terkesan gimana langgengnya persahabatan kalian berdua," ucap Putra dengan rasa kagum yang kentara di sorot matanya. "Nggak takut tumbuh benih-benih cinta gitu?"
Kanaya menyambut candaan Putra dengan tawa kecil. "Enggaklah. Jangan ngaco, deh."
Kanaya dan Putra tenggelam dalam obrolan yang cukup lama, sebelum akhirnya Putra berkata kepada Kanaya bahwa ia hendak menghampiri teman-temannya yang lain.
Selang beberapa detik kemudian, ponsel Kanaya yang berada di dalam tas kecil yang ia pengang berbunyi, menandakan ada pesan masuk.
Kanaya meraih ponselnya, lalu menggeser layarnya untuk membaca pesan yang tertera disana.
From : Adriel
Masih di tempat reuni?
Kanaya melarikan jemarinya untuk mengetikkan sebuah balasan.
To : Adriel
Masih, kok. Kenapa emangnya?
Selang beberapa detik, balasan dari Adriel masuk.
From : Adriel
Kalau udah selesai bilang biar gue jemput
Kanaya tersenyum simpul.
To : Adriel
Oke!
Acara berlangsung selama 3 jam. Mulai dari makan bersama, bernyanyi, atau juga sekedar berbagi cerita yang lucu, memalukan sampai mengharukan.
Jarum jam sudah merambat ke angka 10 saat teman-teman Kanaya berangsur-angsur pulang. Kanaya sendiri sudah mengirimkan pesan kepada "Naya, gue pulang duluan, ya. See you when i see you."
Kanaya memeluk Ryn, teman SMP-nya dulu, diikuti dengan teman-temannya yang lain. Setelahnya, gadis itu bergegas keluar dari restoran dan memilih menunggu Adriel di depan.
"Kanaya, belum pulang?" Kanaya menoleh dan mendapati Putra yang sudah melonggarkan dasi yang melingkari lehernya tengah berjalan menuju ke arahnya.
"Belum," jawab Kanaya.
"Mau bareng?"
Kanaya menggeleng dengan senyum di wajahnya. "Nggak usah. Gue juga lagi nunggu di jemput kok."
KAMU SEDANG MEMBACA
Tsundere [Completed]
Roman pour Adolescents[BAHASA] Tsundere (ツンデレ) is a Japanese term for a character development process that describes a person who is initially cold (and sometimes even hostile) before gradually showing a warmer, friendlier side over time. *** Kisah ini berawal dari Kana...
![Tsundere [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/114359214-64-k34770.jpg)