Nethanada➡06

6.7K 295 3
                                        

If you stay just the little

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

If you stay just the little.

***

Nethan sudah tiba dirumahnya dua jam yang lalu. Kini dirinya sedang asik menonton filem upin dan ipin yang sama sekali tak cocok lagi untuk di tonton cowok seusianya. Tetapi sesungguhnya Nethan tidak serius menonton tayangan tv didepannya. Dia terus berpikir, kalau dia tidak perlu khwatir lagi untuk mencari kendaraan ke sekolah selama motornya ditahan. Melainkan dia bisa menyuruh Nada menjemputnya. Ide cemerlang! yang sama sekali buruk.

"Abang nonton upin dan ipin?" Celetuk Jesica--adik Nethan yang tiba-tiba saja muncul entah dari mana kemudian duduk disebelah Nethan.

"Tempat duduk masih banyak, sana gue alergi deket-deket sama lo." Nethan melirik sofa yang ada disamping dekat dinding.

Jesica mengedikkan bahunya acuh tak acuh, tidak mengindahkan perkataan abangnya barusan. "Serah gue dong, ini kan juga rumah gue."

"Mami ngidam apa sih pas ngandung lo,"

"Aduhhhh!" Nethan meringis ketika Linda menjitak kepala bagian belakang Nethan. "Mami dengar tau." Linda segera berlalu dan berjalan ke arah dapur. Kembali meninggalkan Jesica dan Nethan sendiri diruang keluarga.

Jesica terbahak, sedang melihat abangnya yang kesakitan. Sukurin!. Apa ini namanya kemenangan?.

Dukkk.

"Duhh apaan sih?" Protes Jesica ketika Nethan memukul kepalanya dengan remot. "Ngajarin lo sopan santun."

Padahal Nethan sendiri suka tidak menggunakan sopan santun. Pencitraan memang.

Jesica mengerucutkan bibirnya, "abang juga suka seenaknya. Bikin orang kesel." Ucap Jesica lalu tak sengaja melihat kaki Nethan yang diperban, "lah itu kenapa?"

"Kepo."

Jesica menjabak rambut Nethan membuat Nethan spontan berteriak, "woiii rambut gue anjirrr!"

Jesica tetap bersikeras tidak ingin melepas jambakannya, "bilang duluuu"

"I..iyaa nanti gue bilang!"

"Nethan...jesica...kenapa berisikkk?" Suara Linda menggema dari dapur sampai ruang keluraga.

"Mi..ini Jesica mulai khilaf" di ikuti suara Nethan ikut menggema sampai ke telinga Linda. Linda menggeleng pelan, lalu tersenyum kecil. Dasar abege labil. Linda memilih membiarkan kedua anaknya itu.

Nethan menghela nafasnya, "nanti gue ceritaaa, lepasin."

Jesica tidak langsung melepas jambakannya, matanya menatap Nethan tajam, alis kananya terangkat seakan ingin memastikan apakah Nethan benar-benar akan menepati perkataannya itu, "gue nggak boong" ucap Nethan lagi.

Jesica melepas jambakannya, disusul Nethan yang menghembuskan nafasnya lega.

Satu

Dua

Nethanada (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang