Nethanada➡42

5K 235 1
                                        

Aku terlambat menyadari

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku terlambat menyadari

Kalau perasaan mu

Bahkan lebih tinggi daripada langit

***

"Kenapa lo manggil gue?" Tanya Kevin santai.

Nethan menengok ke arah cowok itu. Nethan sengaja memanggil Kevin untuk bertemu dengannya di rooftop. ada beberapa hal yang ingin Nethan tanyakan.

"Kenapa Nada bisa masuk bareng lo tadi pagi?" Tanya Nethan to the point.

Kevin menghela nafas lalu menghembuskannya pelan. "Kenapa lo bikin dia cemburu?"

"Itu bukan jawaban dari pertanyaan gue." Ketus Nethan.

"Kalo gitu gue nggak bisa jawab pertanyaan lo." Ucap Kevin lalu tersenyum sinis.

"Apa lo berharap Nada bisa suka sama lo..lagi?" Alis Nethan terangkat, dia sengaja menggantungkan kata lagi.

"Sure."

Nethan bangkit, dia lalu meremas krah seragam Kevin. "Emang bangsat lo!"

Kevin menarik tubuhnya seraya mendorong Nethan agar menjauh darinya. "Apa lo pantes ngaku cowok dia sedangkan lo lebih pentingin cewek lain daripada perasaan dia?"

"Terus gue biarin orang kesakitan? Gitu maksud lo?."

"Seenggaknya lo susun kata-kata yang bagus dan bisa diterima Nada." Ucap Kevin justru menohok Nethan. Nyatanya yang Nethan katakan tadi pagi pada Nada hanya kalimat tak berbobot yang tidak memberikan Nada pengertian.

Kevin berdecih, "gue heran kenapa Nada bisa cinta sama lo. Dia tadi pagi ngelarang gue buat mukul lo. Apa lo kurang beruntung punya cewek kayak dia?"

Alis Nethan terangkat, tidak mengerti dengan apa yang dimaksud Kevin.

"Gue nawarin Nada buat mukul lo buat dia. Tapi dia bilang nggak papa, jangan, nanti lo bisa sakit." Jelas Kevin.

"Kenapa dia bisa pincang?" Tanya Nethan ketika mengingat gaya berjalan Nada memasuki kelas tadi pagi.

Kevin menghela nafas berat, dia menggeleng pelan ketika mengingat tingkah Nada tadi pagi yang justru melukai dirinya sendiri.

Kevin menatap Nethan. Dia lalu memasang wajah malas, merasa bahwa Nada tak pantas jatuh cinta pada Nethan.

"Dia nendang-nendang kursi di lapangan basket. Sampe rusak, kakinya juga berdarah. heran dia rela lukain diri sendiri cuma gara-gara cowok nggak jelas kayak lo."

Nethanada (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang