Nethan itu benci sikap Nada yang tidak ingin mengalah dan selalu merasa benar.
Nada itu benci Nethan karena selalu merusak apa pun yang dia punya. Walau tidak semua sih. Tetapi tetap saja Nada tak suka!. Ditambah lagi mulut Nethan yang suka ceplas...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Foto Nethan sama boneka beruang waktu di mall.
***
Nada masih menatap Nethan sambil tersenyum lebar. Kalau ditanya siapa cewek paling bahagia saat ini mungkin jawabannya adalah Nada Felicya. Cewek itu masih mengingat kecupan singkat yang diberikan Nethan untuknya.
"Jangan senyum mulu ngeri gue."
"Tanggung jawab, lo yang bikin gue senyum-senyum sendiri."
"Oh yang tadi?, lupain aja, sori gue khilaf."
Nah tuh kan dijatuhin lagi.
"Gengsi amat sih."
"Bukan gengsi tapi beneran kesambet setan mesum tadi."
"Lo kok masih kampret ya!"
"Jangan bacot. Makanan lo udah dingin dimakan angin."
Nada menghembuskan nafasnya dengan kasar. Sifat asli Nethan mulai kembali. Padahal itu sangat romantis disaat Nethan mengecup pipinya. Pengen nambahhh.
Cukup lama mereka berada dikafe, disaat sedang makan, sesekali Nada memandang Nethan, so cute. Itu pendapat Nada ketika melihat ada sedikit nasi yang menempel di pinggir bibir Nethan. Nethan kalau makan ternyata suka cemotan. Bikin Nada gemess.
Nada menunggu Nethan ditempat parkir, katanya Nethan mau ke toilet dulu, kayaknya mau 'nyetorr'. Sementara menunggu, Nada berkaca dikaca spion, memastikan dirinya tetap cantik. Dia juga melihat barunya apakah masi tertata rapi. Tiba-tiba Nada menyadari sesuatu, ternyata dia dan Nethan sama-sama memakai baju berwarna abu-abu. Emang ya jodoh gak kemana-mana.
Lima menit menunggu, kini Nada dapat melihat Nethan yang sedang berjalan ke arahnya. Nada tersenyum lebar, "abis ini mau kemana?"
"Mau pulang"
"Loh kok pulang?, ini kan masih sore. Kita ke tempat wisata gitu" seru Nada tak setuju.
"Emang lo maunya kemana?" Tanya Nethan sambil berkacak pinggang.