Nethanada➡40

5.4K 229 0
                                        

Aku larut dalam senyum mu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku larut dalam senyum mu

Yang mengundang rasa semakin mekar

Seperti bunga pada musim semi

***

"Lo tadi nggak niat bakar rumah gue kan?" Tanya Nethan yang sebenarnya berupa sindiran.

Nada mendengus, "lo kira gue cewek apaan?."

Nethan mengedikkan bahunya acuh, "calon teroris. Maybe"

"Emang gue keliatan teroris gitu?" Tanya Nada sambil berkacak pinggang.

Nethan sempat tersenyum tipis. Iya neror hati gue. Gumam Nethan dalam hati.

Cowok itu memilih untuk kembali fokus mengaduk nasi goreng yang sedang dia buat supaya bumbunya tercampur dengan rata.

Nada menatap kesal Nethan, mulutnya memang tidak bisa di rem untuk berhenti mengata-ngatai Nada.

Merasa bosan dengan melihat Nethan yang hanya fokus pada masakan, Nada pun beranjak dari situ. Nethan menyadari kepergian Nada tetapi dia tidak mengambil pusing.

Cewek itu berjalan menuju ruang keluarga, menatap televisi yang sama sekali tidak menarik baginya. Semejak SMA Nada sudah jarang menton televisi. Selain karena tidak ingin melihat wajah Veni, dia juga sering menghabiskan waktu dikamar.

Nada berjalan menaiki tangga, disana ada kamar Nethan dan kamar Jesica. Nada berjalan berjinjit-jinjit. Takut-takut kalau Nethan akan memergokinya. Sudah sampai didepan pintu kamar Nethan, Nada tersenyum kemenangan. Akhirnya dia bisa masuk dikamar cowok itu.

Nada melangkahkan kakinya masuk, menatap sekeliling kamar cowoknya itu. Nada tau ini tidak sopan, tetapi kesempatan tidak datang dua kali kan?. Lagipula Nada tidak berniat untuk mencuri sesuatu, dia hanya ingin mengecek apakah ada sesuatu negatif dikamar ini. Kaset favorit Aji, misalnya.

Dinding kamar Nethan dicat dengan warna putih abu-abu seperti seragam SMA.

Nada melihat ke arah meja belajar, dan betapa terkejutnya dia ketika melihat lukisan yang tertempel disebelah meja belajar itu. Nada maju sedikit, ingin memastikan apakah itu betul wajahnya atau tidak.

Hingga akhirnya senyum Nada mengembang, ternyata yang dia lihat tidaklah salah. Itu adalah lukisan dirinya. Nethan ternyata melukis dirinya secara diam-diam. Tentu saja karena lukisan di depannya ini adalah saat Nada sedang bermain handphone di dalam kelas.

Nethanada (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang