Nethanada➡46

5.3K 219 0
                                        

Mencintaimu adalah hal terindah yang pernah ku lakukan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mencintaimu adalah hal terindah yang pernah ku lakukan

***

Nada segera menengok ke sampingnya ketika merasakan sesuatu yang hangat menempel dipipi kanannya.

"Jangan gerak." Ucap Nethan karena dia sedang mengompres pipi cewek itu. Nethan menghela nafas berat, dia yakin kalau ini adalah ulah Veni.

Nada segera mematuhi ucapan Nethan. Tatapan lurus ke depan, pada televisi yang sedang menayangkan filem Tom and Jerry.

Nada tersenyum lebar, dia tidak dapat menetralisirkan detang jantungnya sekarang, rasanya ingin lompat.

"Jangan senyum." protes Nethan membuat Nada langsung mengerucutkan bibirnya, baru juga dibuat senang, malah kembali dibuat kesal.

"Jangan gitu." Protes Nethan untuk kedua kalinya.

Nada menggigit bibir bawahnya, nih anak maunya apa sih? MAU DIGAMPAR AJA?!.

"Kalo nggak ikhlas ngompresinnya, nggak papa. Gue juga nggak masalah." Ucap Nada menyindir.

"Kalo lo goyang-goyang kompresnya bisa jatuh. Emang lo mau gue ngompres tapi nggak ada hasil?" Tanya Nethan dengan nada tidak suka.

Neda mengendus, tetapi kemudian dia diam ditempatnya. Dia mengabaikan Nethan dan memilih menatapi tayangan televisi lalu fokus di sana.

Nethan berdeham, "gitu kek dari tadi."

Nada tidak menggubris perkataan Nethan. Keneningan terjadi setelah itu. Sudah lima menit berada dalam diam. Hingga akhirnya Nada tiba-tiba terbahak di tempatnya ketika melihat aksi Tom yang memukul Jerry dengan sekop hingga tubuh Jerry berbentuk lonjong.

Nethan mendengus ketika kain yang dia gunakan untuk mengompres malah jatuh ke lantai karena Nada yang tiba-tiba saja tertawa.

Merasa ada sesuatu yang mengganjal, Nada menengok ke Nethan. Di lihatnya cowok itu yang sedang mengambil kain di lantai.

"O-ouu" gumam Nada.

Nethan memutar bola matanya, "urus diri lo sendiri." Ucap Nethan lalu pergi ke arah dapur. Nada tau dibalik ucapannya itu, ada rasa khwatir yang Nethan rasakan.

"Siapa suruh galak." Ucap Nada enteng lalu kembali fokus pada tanyangan televisi yang menurutnya lebih menghibur daripada berbicara dengan Nethan.

Nada tertawa renyah di tempatnya sambil memegang perutnya. Sepertinya Nada sudah tidak pernah tertawa seperti ini.

Nethan kembali duduk disamping Nada. Nada menyadarinya tetapi dia mengabaikannya.

Nethanada (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang