Dear pembaca,
Terima kasih sampai sejauu ini masih menyempatkan untuk membaca cerita Versi kedua saya ini 🙇🙇🙇
Thanks a lot for your suport.
Saya akan terus mengupdate meski lama banget ya kesannya.
Maklum ya bukan ABG, 😂 sesempatnya
Terima kasih karena no 37 dari cerita Ayah, selain pencarian sang Ayah saya memasukan unsur romansa dan drama di dalamnya.
Karena tanpa cinta hidup hampa 😂
Selamat membaca 😍😍😍
♤♤♤
Sebuah hotel, Orchard street Singapore.
Mila melihat Ibu Kedubes, tertera dalam kartu KTP dan Visanya beliau bernama Herawati Lubis.
Terdampar di sebuah negara, jauh dari Ibu. Jauh dari Ayah...
Ayah yang bukan Ayahnya, tapi hati Mila tetap mengakuinya malahan adakah sosok Ayah lain yang mampu menggantikan posisi Ayahnya?
Terpisah, entahlah siapa Ayahnya. Malu sekali dan tidak beruntung. Mila menghela nafas panjang.
Di Negara lain, Mila serasa punya harga diri. Dia tanggalkan identitas, karena sangat sedih menjadi bagian dari manusia tanpa Ayah.
Jika menikah tentu yang berhak menjadi wali nikah bukanlah Ayahnya sekarang tetapi hakim pengadilan.
Itu adalah aib. Bagi seluruh anggota keluarga bahkan bagi pihak calon suaminya entah siapa kelak.
Tentu ibunya dapat membohongi pihak manapun tetapi Mila tidak mau kemudian hari malah menimbulkan masalah yang baru. Setiap hubungan harus di awali dengan kejujuran, kalau tidak pasti akan membuat luka dan derita.
Lebih baik menderita karena kejujuran dibandingkan membohongi diri sendiri dan oranglain hanya untuk menutupi sebuah aib.
Jika ada seribu pria, Mila hanya ingin memilih Kevin. Kevin tahu dirinya dan segala aibnya namun masih mau menerimanya. Sayang, tidak kuasa mila menahan air mata di pelupuk mata.
Segera Mila menghapusnya, lalu tiba-tiba Ibu Kedubes memegang bahu Mila.
"Apa kamu menangis... why?" Ibu Kedubes merasa khawatir.
"Oh enggak kok, bu. Hanya teringat ibu di Indonesia..." Jawab Mila menyembunyikan jawaban sesungguhnya.
"Kamu hebat, Mil. Semua orang kaya itu selalu ingin tersuplai oleh keduaorangtuanya. Kamu berani mandiri di Inggris dan mengambil pekerjaan yang cukup sulit dilakukan oleh wanita muda sepertimu. Jauh dari sanak sodara... dan Apakah kamu tidak punya kekasih?" Tanya Ibu Kedubes sedikit heran.
"Enggak ada, saya jomblo." Mila tersenyum, memang benar dia jomblo.
"Why... ? Kamu cantik... Apakah kamu mau Ibu perkenalkan kepada salah satu anak pejabat di Indonesia... Kamu teredukasi baik, kamu pintar dan cantik tentunya banyak yang ingin meminangmu jadi keluarga besar mereka... " ibu Kedubes tersenyum melihat Mila yang senyum penuh keterpaksaan.
"Siapa yang mau dengan saya, bu? Gak ada." Mila menjawab dengan pasti saja.
"Kenapa? Kok gitu... jangan putus asa. Jangan salahkan Ibu ya jika suatu hari nanti Ibu kenalkan pada anak teman-teman ibu. Kamu layak mendapatkan pria yang baik dan teredukasi. Siapa pria yang menolak wanita sepertimu? Tidak akan ada Mila, ibu jamin." Ibu kedubes menggenggam tangan Mila penuh keyakinan langsung pergi menuju ruang TV.
Mila tahu kenapa Ibu Kedubes seoptimis itu karena dia tidak tahu aib yang dia bawa. Mungkin di Luar negri hal itu perkara sepele. Tapi di Indonesia dirinya akan menanggung banyak beban, apakah ada yang bisa menerima keadaannya dengan baik? Dia tidak mau berakhir kecewa dan mengecewakan oranglain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Broken (Under Editing)
أدب المراهقينMila seorang wanita tangguh dengan keluarga bergelimang harta harus menerima kenyataan telah kehilangan ayahnya selama dia berusia 7 tahun. Perceraian kedua orangtuanya menyisakan tanda tanya di hidupnya karena dia tidak mengerti apa yang terjadi di...
