Jangan lupa di vote dan komen kekurangan nya apa😊😘
Rea sedang makan malam ditemani dengan bi inah di meja makan, ia hanya fokus memakan masakan kesukaan nya yang dibuat khusus oleh bi inah inu kedua rea
"bi besok pagi mamah pulang" ucap rea ketika sudah selesai makan
"ahh yang bener neng rea? Bpa sama den rey juga pulang dong?" tanya bi inah begitu antusia wajah yang gembira dan senyuman yang terukir di bibirnya
Rea hanya mengangguk sebagai jawaban
"bibi besok mau masak masakan yang enak enak pkonya buat menyambut ibu bpa sama den rey" ucap bi inah lebay
"bibi ini lebay banget sih kayak nyambut siapa aja, masakan bibi itu enak terus chef juna aja kalah sama bibi" goda rea mengedipkan matanya sebelah genit
"ah neng rea ini bibi jadi malu" ucap bi inah malu malu pipi yang merah merona
"eh bi pa toro mana? Ko gak ikut makan malam sih?" tanya rea celingak celinguk mencari pa toro
"aaah mas toro tidur, ktnya cape tadi abis potong potongin rumput di halapan"
"ohh gitu, yaudah rea ke kamar dlu ya bi" ucap rea pergi meninggalkan bi inah
Ketika sampai di kamar rea, dring ponsel nya mengganggu nya saja
"hah? 8 telpon tak terjawab dari gesya?" tanya rea bingung
"ASTAGA GUE BARU INGET BENTAR LAGI GUE MANGGUNG" teriak rea histeris ia lupa jika beberapa menit lagi ia manggung
Rea loncak dari kasur nya dan segera mengambil baju di lemari memilih mana yang akan ia pakai untuk manggung
Pilihan nya jatuh kepada baju coklat susu berenda dan celana levis putih robek robek sedikit dan sepatu berwarna putih senada dengan celana nya, rambut nya di ikat kuda
Ia memang harus berpenampilan minim agar orang orang tidak curiga
Ponsel nya berdring menandakan ada pesan dari seseorang
Gesyavianimandari= gue tunggu didepan gerbang rumah loh!! Cepet gue udah sampe nih!
Setelah membaca pesan dari gesya rea pun terburu buru ke depan rumahnya untuk menemui sahabat sahabatnya
"lama banget sih" gerutu lia dengan wajah di tekut
"hehe iya sorry lupa tadi" cengenges rea memperlihatkan senyum tiga jari nya
"kebiasan banget si loh re"
"udah ah cepet naik bentar lagi kita telat" ucap gesya meningkatkan
Rea, gesya, dan lia pun segera masuk ke dalam mobil dan membelah jalanan ibu kota yang ramai ini
Setelah sampai di restoran ia sempat mencari pemilik restoran ini untuk berdiskusi sedikit mengenai kontrak mereka
"selamat malam" sapa lia kepada pa santoso pemilik restoran yang memakai setelah jas berwarna hitam ia tampak berwibawa walaupun umurnya sudah tidak lagi muda
Pa santoso pun berjabat tangan rea, gesya, dan lia. Mereka hanya tersenyum dan membalas jabat tangan pa santoso
"silahkan duduk saya mau membahas mengenai kontrak kerja kalian" ucap pa santoso tegas
KAMU SEDANG MEMBACA
-PLUTO-
Teen FictionIni bukan cerita bad boy dan bad girl yang bertemu lalu jatuh cinta, ini hanyalah cerita anak SMA yang berusaha mencari kembali kepingan hati yang hilang ditelan waktu.
