Godaan

1.1K 48 1
                                        

"Pak..Ini sepertinya bukan teman neng Kamelia.." ucap si pengawas yang di sewa Amran untuk mengawasi Kamelia.

"Kalau begitu siapa lelaki ini..?" tanya Amran agak waspada.

Si pengawas yang bernama Ryuda ini berusia sekitar 24 tahun, putih, tinggi berwajah tirus dan mata agak sipit. Mungkin ada keturunan dari warga sipit batin Amran.

Ryuda membeberkan kalau lelaki yang bersama Kamelia adalah seorang mahasiswa tingkat terakhir salah satu universitas di Jakarta. Ramlan, sang mahasiswa ini mempunyai sepupu yang bernama Jepri, seorang tahanan yang bersinggungan dengan kasus Kamelia.

"Stop dulu sampai situ." ucap Amran dengan wajah tegang. 

Ryuda menghentikan ucapannya yang sudah di rangkum dalam laporan.

"Kenapa sepupunya Jepri bisa menemui istriku ini? Apa keterkaitan antara Ramlan dengan semua ini? Apa Ramlan hanya mau mendekati istriku?" tanya Amran agak bingung.

"Itu masih belum bisa aku informasikan pak.. nanti aku selidiki lagi.." balas Ryuda dengan wajah serius.

"Baiklah, aku harus pergi ke pihak agensi periklanan. Ada janji temu dengan seorang model untuk urusan pemotretan.." ucap Amran.

"Siap pak.. aku permisi dulu" balas Ryuda santun pada Amran lalu berlalu dari kantor Amran yang berada di studio pemotretan lelaki tersebut.

Amran menarik napas panjang. Kemudian bersiap untuk pergi ke agensi serta menemui seorang wanita yang bakal menjadi model pemotretan iklan.

"Semoga wanita ini enak di ajak kerja sama." gumam Amran lalu beranjak dari kantornya.

**

Di sebuah gedung yang memang di khususkan untuk periklanan. Amran masuk untuk mencari pihak yang menyewa jasa photo darinya.

Amran bertemu sosok wanita cantik yang bisa membuat otak lelaki panas lantaran tubuh sintal wanita ini. Ternyata model iklan  parfum akan di potret Arman sungguh mempesona membuat Amran harus tetap profesional.

Bagaimana tidak harus profesional. Ia lelaki sehat, mencintai istrinya, tapi model ini yang memakai gaun lembut menegaskan lekuk tubuhnya bisa menjadikan otak pria berpikiran nakal. Ia sih sebenarnya sudah terbiasa untuk urusan tubuh model. Namun, agaknya wanita ini sengaja di pilih yang banyak lekuknya dan berwajah menggoda.

"Halo?" ucap si wanita dengan suara mendesah membuat Amran waspada. Ini tipe wanita yang bisa menggoyahkan hati lelaki.

"Iya.. maaf, saya photografer untuk iklan parfume nanti.. Apakah bu Lani ada? Saya harus menemui bu Lani terlebih dahulu." ucap Amran sopan dan agak dingin.

Bulu mata si model mengerjap seksi, seolah senang dengan sikap dingin Amran itu.

"Bu Lani ada di sana." tunjuk si model dengan jari lentik dan kuku agak panjang terawat.

Amran mengganguk saja lalu berjalan ke arah ruangan yang di tunjuk si model. 

"Ighh.. FG itu mah seksi sekali, matanya.. OMG nggak kuat.. dan rambut poni panjang itu pasti sangat lembut. Tubuh tinggi dan pinggul ramping.. Ulala.." desah si model yang tahu kalau Amran memang seorang photografer di lihat dari kamera yang di tenteng Amran.

**

Kamelia bangun pagi hari dengan tubuh sang suami menekan keras di belakang pinggulnya. Kamelia mengeliat tambah membuat suaminya itu memanas di bawah sana.

Kamelia mendesah, wanita ini mendengar kucuran air hujan di balkon kamarnya. Tangan Kamelia merambat ke belakang mencari tubuh suaminya yang hangat itu. Wanita ini tahu suaminya masih tidur tapi tidak dengan tubuh satunya ini.

CINTA SANG PHOTOGRAPHER {Geng Rempong : 9}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang