5-Meet Park Yuri

3.2K 356 8
                                        

"Ya Jungkook sebentar,"

Sambungan ditelpon terputus, matanya masih terpaku pada layar yang berkedip mengapatiskan suasana super market ramai dan bising dengan puluhan bahkan ratusan orang mengantri diawal bulan. 

Bruk!

Troli yang Yoongi dorong menabrak sesuatu. 

"Ya!"

Wanita kurus dengan dua kantong plastik yang berceceran isinya, Yoongi rasa ia mendorong alat itu tidak terlalu keras tapi kenapa orang itu sampai terjungkal? 

"Pakai matamu kalau jalan!" berteriak dengan suara lantang hingga mereka berdua menjadi bahan tontonan.

Yoongi mengulurkan tangannya "kurasa kaki lah yang kupakai saat berjalan." wanita itu berdiri umurnya mungkin berkisar tidak jauh berbeda dengan Yoongi, lebih muda mungkin. 

Menepuk-nepuk celananya perlahan sembari bergumam kesal tidak jelas. Lalu memasukan kembali buah-buahan dan bahan masakan yang tadi berserakan kedalam kantong plastik, mengabaikan uluran tangan Yoongi yang sedari tadi mengambang diudara. 

"Baiklah."

"Kau bodoh atau apa?!" Yoongi yang hendak berbalik pergi terpaksa menghentikan langkahnya, karena sumpah demi apapun suara wanita ini nyaring sekali yang membuat Yoongi menutup matanya sejenak untuk sekedar menahan rasa malu dan perasaan bersalah kepada pengunjung swalayan lain yang terganggu karena mereka. Lebih tepatnya wanita itu.

"Apa?"

"Apa? Apa?  Apanya apa?  Kau menabrak seorang wanita, tidak menolong, bahkan meminta maaf?! Dan lihat bahkan meninggalkan?" Yoongi menghela napas pelan, ia benar-benar merasa dongkol dengan kelakuan wanita ini. 

"Aku tidak—ah sudahlah!  Kemari kutolong" Yoongi mengambil kantung plastik itu untuk dibawanya. 

"Tidak usah!" Wanita itu merebut belanjaannya kembali. 

"Kau bilang—"

"Belikan aku makan, maafmu akan kuterima!"

***

"Makanmu banyak juga. "

Yuri tidak menggubris, telinganya tersumpal dua buah burger dan kentang goreng. 

Lagi-lagi Yoongi menghela nafas, wanita aneh ini benar-benar menguras kantong dan kesabarannya.  Setelah berteriak di swalayan, sekarang malah minta dibayarin makan. 

"Kakak!" atensi keduanya teralih, Jungkook datang masih dengan seragam sekolah yang melekat di tubuhnya. Rambutnya teracak karena berlari.  "Oh Jung! Kemarilah. " Jungkook sedikit terkejut mendapati presensi lain duduk di depan kakaknya, seorang wanita pula. Agak lucu dan aneh sebab seumur Jungkook mengenal kakaknya selama itu pula Yoongi Menjomblo. Katanya sih malas terikat dengan status. 

Menurut Yoongi Cinta itu Universal, dan saling menyayangi tidak perlu memakai embel-embel status.

Ah alasan, bilang saja tidak laku. —Jk

"Hai" sapa Yuri setelah wanita itu menelan sisa makanannya. Adiknya Yoongi hanya membalas dengan senyuman tipis. "Sudah makan?" tanya Kakaknya dan Jungkook menggeleng, tanpa diminta pria yang tidak lebih tinggi dari adiknya itu melenggang pergi ketempat semula memesan makanan. 

Yuri menatap Jungkook kagum. Wajahnya manis seperti Yoongi tapi aura maskulinnya sudah menguar untuk usianya seperti ini, Ya idaman yang lebih tua.  Jungkook yang merasa diperhatikan malah mengalihkan pandang, takut-takut bertemu pandang malah jadi salah tingkah.

"Adikmu?" Yoongi datang dengan sebuah nampan berisi satu set makan siang.  Mengangguk pelan, dan kembali mendudukan diri disamping adiknya. 

"Serius adik kandungmu?" lagi-lagi Yoongi mengangguk, dan Jungkook malah memandang kakaknya bingung yang hanya dibalas dengan tatapan seolah 'kakak jelaskan nanti, makan makananmu sekarang' dan spontan Jungkook mengangguk lalu membuka bungkusan nasi dihadapannya.

"Kalian sekilas memang tidak mirip, tapi sorot mata kalian berdua sama." Yuri melipat kertas pembungkus sisa makanannya, kedua pria dihadapannya sontak menatapnya dengan wajah bingung. "Sorot mata kalian Indah, kuberitahu baru kali ini aku melihat sepasang kakak adik yang memiliki sorot mata seindah ini. " melankolis. 

Yoongi mengangkat sebelah alisnya hingga menukik, pikirnya wanita ini aneh dengan memuji berlebihan dengan gaya bak seorang penyair.  Sedangkan Jungkook malah balik menatap Yuri lalu beralih kepada kakaknya, tertawa renyah dan berkata "ternyata kami memang  mirip. "

Yuri tertawa, "kalian memang mirip, percayalah. " dan Jungkook hanya mengangguk-angguk kepalanya ringan dengan senyum kecil dibibirnya.




"Rumahmu dimana?"

"Tidak usah mengantarku sampai rumah, aku bawa mobil. "

Mereka berjalan beriringan menuju lantai bawah tanah. Yoongi mengangguk dan menarik Jungkook berbelok kesebelah kanan. 

"Oh ya!  Namaku Yuri!  Park Yuri!  Terimakasih atas makanannya!  Sampai Jumpa lagi!"[]



KIM Jisoo as Park Yuri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

KIM Jisoo as Park Yuri

Dream SightTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang