Berakhir

2.4K 106 32
                                        


"Kenyataan yang terlalu pahit akan lebih mudah diingat dikemudian hari. "




"Lo...... Ice? " Tanya nya dengan mulut bergetar.

"Maaf. " Laki-laki itu menatapnya dengan raut penyesalan.

Jujur, ia ingin menangis sekarang. Menangis pilu di depan pria yang notabene nya adalah kekasihnya sendiri. Tapi, menangis dalam situasi sekarang malah membuatnya terlihat lebih bodoh.

Hatinya bergetar, air mata nya sudah menumpuk disana meminta agar diloloskan, tapi ia tetap bertahan. "Kenapa baru bilang? "

Laki-laki itu mendongak menatap kearahnya,  "Gue nggak mau lo pergi dari gue Na. "

"Egois." Cibirnya.

"Lo buat gue terlihat buruk banget El di mata Syera."

"Na, Syera udah nggak ada."

"Tapi, bukan berarti kalo Syera udah nggak ada gue bisa rebut apa aja yang dia punya kan El?.

"Lebih baik, Kita selesai aja ya El? "
































































•••









Jangan terkejut dong gengss wkwk.

Aku mau minta maaf sebesar-besarnya kalo aku belum bisa update sampe sekarang.

Maaf.

Maaf.

Maaf.

Aku masih sibuk bangettttt, Senin depan aku masih harus UN :(

Aku minta doa kalian yaaa, supaya lancar hehe.

Dan part diatas itu spoiler buat kalian, tapi gatau bakal ada di chapter ke berapa wkwkwk.

Bersifat rahasia soalnya, set udah kek soal UN aja hehe.

Tapi aku mau tanya dulu nih, kalian tetep mau ada part diatas atau engga? Wkwkwk

Jangan lupa vote and comment yaaa



Bigluvv
Citra Mendes

SaudadeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang