24. Hitam di Atas Putih

17.1K 2.1K 391
                                        

PDF untuk seri ketiga udah bisa dibeli, ya. Silakan cek chapter paling terakhir.

Happy reading~

Apa arti bahagia untukmu?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Apa arti bahagia untukmu?

Jika pertanyaan itu dilontarkan pada si kecil Oliver, maka dia akan menjawab "Dad bilang apa yang paling sulit adalah menemukan arti dari kebahagiaan itu sendiri," tapi itu adalah jawaban jauh sebelum dia menemukan arti kebahagiaan dan setelah berhasil menemukan kebahagiaannya, maka Oliver akan menjawab dengan sangat lugas "Melihat Mom dan Dad menikah adalah sebuah kebahagiaan."

Ya, kabar kalau Lisa menerima lamaran Sehun sudah sampai di telinga Oliver dan rekasi Oliver saat itu ....

Oh, astaga, Lisa bahkan harus bersembunyi di balik tubuh Sehun saat Oliver berteriak dan berkeliling rumah dengan mengatakan "Yuhu, Mom dan Dad akan menikah." Padahal bocah tampan itu masih sedikit demam, tapi dia tidak peduli, fakta bahwa kedua orang dewasa yang sangat dia sayangi akan bersama, cukup untuk mengusir semua penyakitnya.

Lisa malu. Benar-benar malu ketika semua orang menatapnya dan mengucapkan selamat padanya atas pernikahan-pura-pura-mereka. Lisa tidak tahu kalau Oliver akan merasa sebahagia ini saat dia mengatakan telah menerima lamaran Sehun. Jika tahu Oliver akan bersikap berlebihan seperti ini, maka dia akan mengunci bocah tampan itu di kamar mandi agar tidak mempermalukannya seperti ini.

"Kenapa kau tidak menyuruh Oliver untuk berhenti berteriak?" Lisa menggeram di balik tubuh Sehun. Ini sudah nyaris sejam Oliver merayakan rasa bahagianya dan bocah tampan itu masih belum bosan berteriak untuk memberitahu seluruh penghuni rumah kalau Lisa akan menjadi ibunya-padahal satu teriakan Oliver saja sudah cukup untuk memberitahu seluruh penghuni rumah.

Sehun tertawa kecil dan sedikit menoleh pada Lisa hanya untuk mendapati wajah gadis itu yang agak memerah menahan malu. "Apa aku bisa menghentikan kebahagiaan seseorang? Terlebih lagi kebahagiaan anakku?"

Hari itu Lisa lewati dengan penuh rasa malu. Pasalnya Oliver terus menempel padanya dan setiap ada pelayan yang lewat atau anak buah Sehun yang lain, Oliver akan terus berkata, "Dia akan menjadi Ibuku," seraya melirik Lisa dengan binar cerah yang sangat menggemaskan.

Beruntung Jennie, Baekhyun dan Xiumin sudah pergi meninggalkan rumah Sehun ketika Lisa mengatakannya pada Oliver, jika tidak, maka dia harus menanggung malu dua kali liat dari yang sudah dirasakannya.

Lisa tidak keberatan jika Oliver terus menempel padanya. Hanya saja dia merasa malu ketika seluruh pelayan dan juga penjaga di rumah yang bak istana itu menjadi sungkan padanya-termasuk bibi Nam-padahal sebelumnya semua orang tidak pernah merasa sesungkan ini pada Lisa.

Lisa menghempaskan tubuhnya di sofa. Beberapa langkah dari sofa ada sosok laki-laki tampan yang sedang menatapnya dengan sedikit rasa penasaran di balik meja. Persetan dengan sopan santun, Lisa sedang lelah saat ini dan lupa di mana dia meninggalkan sopan santunnya.

Let's [Not] Fall In Love Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang