[RE-PUBLISH DAN REVISI]
Lalisa Amandine tidak berharap banyak ketika usianya memasuki dua puluh tiga tahun. Mahasiswa tingkat akhir itu hanya ingin menyelesaikan skripsinya dan lulus. Hanya itu yang dia inginkan.
Namun, siapa sangka jika di tahun it...
1. Beautiful Goodbye 2. Sorry Not Sorry 3. Love Words
ABSEN DULU YANG KANGEN 📝
🐣🐣🐣
Satu bulan sudah berlalu sejak terakhir kali Jinan menghubungi Lisa untuk menanyakan perihal artikel, yang memuat tentang dirinya dan Sehun saat mereka sedang menghabiskan waktu bersama di WKWKLAND.
Dan setelah hari itu, Jinan sama sekali tidak menghubungi Lisa, begitu pula sebaliknya, tapi setelah makan malam yang hanya ditemani dengan semangkuk ramyeon, Jinan mendapatkan telepon dari Lisa dan diminta untuk datang menemuinya besok siang.
Tentu Jinan senang bukan main, fakta bahwa Lisa menghubunginya lebih dulu membuat secercah harapan dalam benaknya. Setidaknya, dia masih memiliki sedikit dari kecil kemungkinan yang dimilikinya.
Laki-laki itu berjalan di bawah sinar matahari yang tipis, dengan senyum merekah dan sebuket bunga di tangan. Setelan abu-abu yang dipadukan dengan kaus garis hitam putih terlihat sangat pas melekat di tubuhnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pertemuannya dan Lisa hari ini memang bukan untuk berkencan, tapi tidak ada salahnya kalau dia memberikan hadiah untuk sang mantan kekasih, 'kan?
Jinanmengedarkan pandangan untuk mencari tempat, tapi ternyata Lisa sudah lebih dulusampai di Crookshot ketika Jinan mampir untuk membeli bunga. Laki-lakiitu tersenyum kala menangkap sosok cantik yang sedang menikmati minumannya dipinggir jendela.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dengan kebahagiaan yang tampak memenuhi wajahnya, Jinan berjalan menghampiri Lisa, yang terlihat larut dalam pikirannya. Bahkan saat Lisa menatap dengan kosong, alam bawah sadar Jinan tidak pernah berhenti untuk memuji dan menatap takjub.
"Maaf, aku terlambat," sesal Jinan ketika dia sampai di hadapan Lisa, yang sekaligus berhasil menyentak sang mantan kekasih dari lamunannya.
Lisa mengangguk memaafkan. Sebenarnya, Jinan tidak sepenuhnya terlambat. Mereka berdua memiliki janji temu pada pukul 13.00, tapi Lisa datang 15 menit lebih cepat, membuat Jinan terlihat seolah dia terlambat, meski nyatanya sekarang masih pukul 12.57.