You say I am loved when I can't feel a thing
You say I am strong when I think I am weak
You say I am held when I am falling short
When I don't belong, oh You say that I am Yours
And I believe What You say of me
================================================================================
Baju ganti juga peralatan mandi sudah dimasukkan kedalam tas ranselnya. Setelah memastikan semua keperluannya masuk ke ransel, Aya segera menarik tali serut ranselnya dan membawanya. Ia menatap pantulan dirinya di cermin.
"its okay aya, all will be fine" Aya meyakinkan dirinya sendiri sebelum akhirnya beranjak dari kamarnya
Aya masih mengingat percakapannya dengan Ken semalam. Ia meminta Ken membawanya kemana pun dan tanpa sepegetahuan siapapun. Dan Ken pun langsung menolaknya mentah – mentah permintaan Aya yang cukup membingungkan itu.
Tak mendapat dukungan, Aya pun bilang akan nekat pergi sendiri meskipun Ken tidak menemaninya dan begitu mendengar ancaman itu, akhirnya Ken mau menuruti permintaan Aya. Aya hanya butuh waktu untuk menyendiri dan menenangkan pikirannya. Perlakuan Kaidan telah membuatnya kehilangan ruang gerak, ia tidak bisa pergi sebebas dulu.
Aya menarik seatbeltnya dan memasangnya, "gue udah siap"
***
Hampir 8 jam perjalanan yang dibutuhkan hingga sampai rumah salah satu keluarga Ken di Bandung. Dan hari pun sudah malam saat mereka sampai di rumah itu.
Aya merenggangkan ototnya begitu mobil itu sampai ditujuannya. Aya sama sekali tidak mengenal siapa keluarga yang dimaksud Ken. Yang ia tahu dari Ken bahwa bilang akan ada anak kembar yang menyambut kedatangan mereka nanti.
Dan memang benar ada seorang laki – laki dan perempuan berkulit putih yang menyambut hangat kedatangannya dan Ken.
"kenalin ini wira dan wina" Ken menunjuk laki – laki dan perempuan didepannya
"aya" Aya menjabat Wira dan Wina bergantian
"gimana perjalanannya?" tanya Wira
Ken hanya membuang nafasnya kasar sembari menggeleng – geleng
Wina tertawa melihat ekspresi wajah Ken, "biar mas tau bandung yang sekarang"
"bandung yang sekarang bukan lagi bandung yang dulu" Ken terkekeh mengingat lirik lagu yang mirip dengan pernyataannya barusan.
Jangan heran dengan panggilan 'mas' antara Ken Wira-Wina, Wira-Wina adalah asli surabaya seperti Ken, dan hanya pendatang di bandung.
Setelah percakapan kecil itu, Wira dan Wina mempersilahkan keduanya masuk. Wina membawa Aya ke kamarnya karena malam ini Aya akan tidur bersama Wina.
Sebenarnya Aya sedikit merasa tidak enak pada Ken karena telah merepotkan. Dari cerita Wina, Aya tahu kalau Ken menelpon Wira semalam dan meminta ijin untuk menginap hari ini. Ken berbohong tentang keperluannya di bandung, Ken berdalih bahwa ia sedang melakukan riset untuk tugas kuliahnya di bandung dengan Aya.
Menurut Aya, Wina adalah orang yang banyak bicara dan cukup lucu. Wina mudah sekali dekat dengannya walaupun baru hari ini keduanya bertemu. Wina juga meminta Aya tidur lebih awal hari karena besok mereka harus bangun pagi untuk melihat sunrise pagi – pagi sekali dari bukit teratas perkebunan.
KAMU SEDANG MEMBACA
FORELSKET
Novela Juvenil"ih, parah banget sih lo sama nama pacar sendiri lupa" Bukan salah Aya jika ia melupakan Yuta, terakhir kali mereka bertemu adalah 5 tahun lalu dan setelah dua minggu berpacaran, Yuta pindah sekolah tanpa ada kabar setelahnya. Setelah 5 tahun , ia...
