sedang asyik-asyiknya mengobrol, tiba-tiba saja kau menghilang.
selalu saja seperti itu. padahal sesungguhnya sulit sekali untuk bertemu denganmu meski hanya via suara.
dan lagi-lagi harus rela menampung beberapa cerita yang seharusnya bisa aku keluh kesahkan padamu.
yah, nyatanya tetap saja seperti kemarin.
lagi-lagi aku keluh kesahkan kekesalan itu pada diri sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Langit
PoetryDia yang begitu jauh untuk di gapai. Terlalu dingin untuk dicairkan. Dan dia yang selalu menjadi objek kerinduanku. Kerinduan yang tak terbalaskan. -ketika rinduku memiliki banyak ruang untuk mereka yang telah singgah, entah sempat atau tidak pernah...
