Namun,bagaimana bila rindu mulai merambat disekujur jiwa yang tak mampu untuk menahan rasa ingin bernostalgia?
Harus aku apakan hati ini bila aku tak bisa menahan rasa yang menggebu ini?. Meski disaat aku benar-benar tak sanggup menahan rasa ingin melihat senyum itu.
Bagaimana aku bisa baik-baik saja bila tegur sapa yang pernah ada khusus untuk ku tiba-tiba menghilang dari bibir tipis dimana aku selalu merindukan kau sekedar mengucapkan "hai" atau "hello".
Rindu yang kau berikan benar-benar menjebakku dalam ruang rindu yang hampa dan sendirian.
Penuh kekosongan.
Dan disini lah aku sekarang-bersama kerinduan lainnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Langit
PuisiDia yang begitu jauh untuk di gapai. Terlalu dingin untuk dicairkan. Dan dia yang selalu menjadi objek kerinduanku. Kerinduan yang tak terbalaskan. -ketika rinduku memiliki banyak ruang untuk mereka yang telah singgah, entah sempat atau tidak pernah...
