Shy Shy Cat

88 21 0
                                        

Shy shy cat terhadap orang yang baru di kenal itu sangat memalukan .Apalagi shy nya pas di depan orang nya.

***

"Loh?Ko lo tau sih?" tanya Zalicta sambil berbalik ke arah Zorro.

"Ya tau lah. Orang Kyra kok yang ngasih tau,"

"Si Kyra!? Bener-bener tuh anak. Tunggu aja besok,gue bakal marahin dia habis-habisan,"

"Emang besok lo mau sekolah?" tanya Zorro.

"Ya iya lah. Eh Zo, gue mau nanya,"jawab Zalicta yang kemudian bertanya kepada Zorro. Zorro menaikkan satu alis nya.Sebagai kata isyarat apa.

"Nama mama lo siap—" belum Zalicta melanjutkan pertanyaan nya, Zorro sudah mematikan mesin mobil nya.

"Kenapa berenti?" tanya Zalicta heran.

"Ini nih. Kita udah sampai di rumah nya Princess Zalicta Lenka Zurie." jawab Zorro sambil tersenyum ke arah Zalicta.

Pipi Zalicta pun memerah. Dia hampir terseyum saat itu juga. Tapi dia menyembunyikan rasa shy shy cat nya terhadap Zorro.

"Udah ah Zo," ujar Zalicta duluan.

"Yaudah turun kalo udah sampai." balas Zorro

Sampai akhirnya, Zalicta pun tiba-tiba menunjukkan senyum nya. Yah, dia saat ini sedang tersenyum melihat Zorro.

"Kenapa ketawa? Masuk gih sana," tanya Zorro sambil menaikkan alis nya.

"Itu, gue mau bilang. Lo itu sama persis sama Kakak gue,"

"Yang mana nya?"

"Lo kan tadi manggil gue Princess. Nah Kakak gue juga manggil nya incess sama gue."

"Ya bedalah," tambah Zorro.

"Apa coba?"

"Kalo kakak lo manggil lo itu kan khusus buat adek nya, kalo gue yah manggil lo princess itu karena gue naksir lo. Dan, bagi gue itu, lo itu istimewa."

Tidak lama, pipi Zalicta kembali memerah. Zorro pun melihat nya, dan akhirnya Zorro pun tertawa melihat tingkah Zalicta yang kini sedang malu di hadapan nya.

"Nggak usah malu kali Lic. Udah masuk sana. Siapa tau besok ada homework." kata Zorro yang masih belum mengalihkan penglihatan nya kepada Zalicta.

"Nggak ada homework kok. Siapa juga yang malu. Jangan ke ge-eran deh lo." jawab Zalicta yang langsung masuk ke dalam rumah nya. Zorro pun menggelengkan kepala nya melihat Zalicta.

"Liat aja. Gue bakal bikin dia fall in love sama gue. It's only a matter of time." ujar Zorro kepada dirinya sendiri. Dia pun menuju kembali ke mobil nya untuk kembali ke Rumah Sakit.

°°°

Di dalam rumah, Zalicta membaringkan tubuh lelah nya itu di sofa ruang tamu. Dia menutupi wajah nya dengan bantal sekarang. Sekarang,dia sudah puas untuk menunjukkan shy shy cat nya.

"Ngapain sih, Zorro bisa-bisa nya suka ama gue," kata Zalicta sendiri. Dia pun kembali menutup wajah nya dengan bantal. Tak lama, ada notifikasi masuk dari Zalika.

Kakak Zalika ter-ugly in the world♥:
Dek,dimana?

Zalicta:
ya di rumah lah kak

Kakak Zalika ter-ugly in the world♥:
Jadi tadi kamu pulang sama siapa?

Zalicta:
sama monyet.Ya sama org lah kak

Kakak Zalika ter-ugly in the world♥:
Iya tau lah kalo orang yg anter kamu plng.Tapi siapa?Pacar ya?

Zalicta:
tau ah kak.Udah lah.Aku mau masak mie goreng dulu.Bye

Kakak Zalika ter-ugly in the world♥:
Awas yah kamu.Tunggu kakak pulang kamu kakak introgasi.

Zalicta memilih untuk tidak menjawab pesan Kakak nya yang bawel itu. Karena dari dulu, setiap Zalicta menjawab diantar pulang oleh seseorang, Zalika selalu menganggap seseorang itu adalah pacar Zalicta. Makanya sampai sekarang Zalicta jengkel dengan sikap kakak nya itu.

Zalicta pun bangun dan melempar handphone nya ke sofa empuk yang dia habis tiduri tadi. Dia menuju ke arah dapur untuk memasak mie goreng.

Zalicta melihat ke dalam kantungan yang di gantung di atas kompor. Dia tidak melihat ada mie apapun di sana. Ternyata, dia lupa untuk membeli nya.

Zalicta pun menghembuskan napas kasar setelah melihat ternyata tidak ada mie instan di dalam kantungan hitam yang di buka nya barusan. Dia pun mencoba membuka kulkas, siapa tau ada makanan di dalam sana.

Ternyata benar. Masih ada sisa bakso di sana. Dia akhirnya mengambil mangkok bakso tersebut, dan menghitung ada berapa bakso di dalam nya.

"Satu, dua, tiga, empat, lima, enam," Hitung Zalicta sambil menghitung bakso yang berada di dalam mangkok tersebut.

"Yah cuma enam. Gak kenyang dong kalo gini," lanjut Zalicta dengan wajah masam. Zalicta akhirnya pasrah, dan mulai memanasi sisa bakso yang tersisa enam tersebut.

Setelah selesai memanasi bakso,Zalicta memindahkan bakso tersebut ke mangkok yang baru. Setelahnya, dia pun membawa mangkok ke meja makan.

Ternyata Zalicta merasa sendirian di meja makan. Bukan berarti dia takut dengan yang nama nya ghost. Tetapi, hanya merasa kesepian saja. Tapi tunggu. Dia mempunyai ide untuk menelpon seseorang yang bisa memani nya saat ini untuk makan bersama nya.

Hai semua!Pakabar?Baek?Sama,aku juga baik.Sebaik perasaan mu padaku.Eyaaa',bucin meluluu😂Don't forget Vote and Comment nya yah!
~CHIKA🍜

ZALICTA [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang