Teringat Kemarin

146 45 1
                                        

Gak pergi ke sekolah itu rasa nya seneng banget. Tapi rindu juga sama temen-temen. Terutama kelas yang ribut.

***

"Pak, ketoprak nya dua sama teh hangat nya dua ya," ujar Zorro sambil tersenyum.

"Siap dek! Sebentar ya." jawab penjual ketoprak itu.

Zorro pun menatap Zalicta yang sedang memainkan Handphone nya. Zalicta terlihat serius sekali.

"Lic," panggil Zorro.

"Apa?"

Setelah mendapatkan jawaban dari Zalicta, Zorro pun senyum-senyum tak jelas yang langsung di tatap aneh oleh Zalicta.

"Apasih senyum-senyum?" tanya Zalicta sambil mengernyitkan dahinya.

"Itu Lic, lo yang bayar kan ketoprak nya?Hehe, soal nya duit gue cuman dua puluh ribu. Yah yah lic? Mau kan, kan, kan?" kata Zorro sambil mengedipkan kedua matanya berulang kali.

"Heh! Katanya cowok! Ya lo lah yang harus bayar. Walaupun gue yang ngajak, tapi lo itu harus punya yang nama nya kecowoan,"

"Hah? Kecowoan itu maksudnya gimana?"

"Nggak tau,"

"Dia yang ngomong, dia yang gak tau artinya. Aneh,"

"Apa lo bilang? Coba ulang sekali lagi?"

"Emang berapa sih harga ketoprak nya satu?" tanya Zorro mengalihkan kepada Zalicta.

"Tujuh ribu,"Zorro kaget tak percaya.

"Nah kan Lic, duit gue cuman dua puluh ribu, di bayar nya nanti empat belas ribu. Berarti masa uang jajan gue buat sekolah cuma enam ribu? Belom lagi sama teh hangat nya,"

"Gatau. Urusan lo itu, bukan urusan gue." jawab Zalicta sambil mengutak-atik Handphone nya.

Zorro pun bingung.Ia harus jadi beli ketoprak atau tidak. Jika ia jadi membeli, berarti ia harus benar-benar merelakan uang nya yang habis empat belas ribu itu. Dan belum lagi teh hangat nya.

"Pak, gak jadi aja yah ketoprak nya," ucap Zorro di tengah-tengah penjual ketoprak tersebut membuatkan teh hangat untuk nya dan Zalicta.

"Loh dek, emangnya kenapa toh?" tanya penjual ketoprak tersebut. Zalicta pun langsung membalikkan kepala nya tak percaya.

"Padahal gue laper banget lagi," gumam Zalicta.

"Anu pak, itu, saya lupa bawa duit. Jadi nya nggak usah ya pak, buat bapak aja ketoprak nya. Ayo Lic, kayak nya kita telat berangkat sekolah deh, permisi yah pak." jawab Zorro sembari menarik tangan Zalicta.

Di sela-sela di tarik nya Zalicta oleh Zorro, ia pun mengingat sesuatu.

°°°

Yesterday,

"Gue besok nggak ke sekolah," ujar Zalicta kepada Kyra dan Nerissa.

"Loh,kenapa Lic?" tanya Nerissa.

"Males gue ketemu sama liat mukanya Arvin bangsat. Udah gue pulang dulu." jawab Zalicta sambil mengambil tasnya dan menuju keluar kelas.

"Ya Ampun! Baru nyadar gue. Eh Zo, gue di pulangin aja yah, gue udah janji soal nya sama temen-temen gue kalo hari ini gue nggak mau sekolah. Yah," pinta Zalicta kepada Zorro untuk di pulangkan.

"Nah, ini nih yang gak patut di contoh buat anak-anak sekarang. Masa males buat per—"

"Bisa nggak jadi cowok nggak usah banyak ngomong?" tanya Zalicta sambil menatap sinis Zorro. Zorro pun langsung menyalakan motornya dan menyuruh Zalicta naik.

"Naik gih,"

Zalicta pun naik ke motor Zorro. Zorro tidak mengerti. Ada apa dengan Zalicta sehingga dia tidak ingin pergi ke sekolah.

Sesampainya di rumah Zalicta, Zorro pun bertanya kenapa Zalicta minta di pulangkan.

"Lic,kenapa mau pulang sih?" tanya Zorro.

"Bisa nggak kepo urusan orang?" tanya balik Zalicta.

"Yaudah, gue duluan ya." jawab Zorro sambil memutar balik arah motor nya.

Zalicta pun menutup pagar rumahnya dan masuk ke dalam. Saat ia masuk ke dalam, dilihatnya Zytka dan Zalika sedang sarapan. Zytka pun bingung kenapa Zalicta kembali.

"Loh Licta? Kok kamu balik?" tanya Zytka.

"Gak usah kepo urusan orang deh bun." jawab Zalicta sambil naik ke kamar nya.

"Udahlah bun, nggak usah dipikirin jawaban Zalicta. Licta kan anak nya emang gitu." ujar Zalika sambil mengusap lembut pundak Bunda nya. Zytka pun tersenyum ke arah Zalika. Zytka bersyukur masih ada anak nya yang sayang dengan nya.

Setelah Zalicta sampai di kamar nya, ia pun langsung merebahkan tubuh nya di ranjang tidurnya yang lembut itu. Tak lama, ada masuk notifikasi dari Kyra.

Kyra:
Lic?Lo emg gk prgi sekolah yah?Yah sepi dong nanti kalo nggak ada lo :'( .

Zalicta:
tadi nya udah mau pergi,tapi nggak jadi,krn gw baru inget gue gk mau dateng bsk.Sama org yg nganterin gw sklh jg ngeselin banget.Parah sumpah,

Kyra:
Hah?Siapa yg nganterin lo?

Zalicta:
ada,cowok.Namanya Zorro

Kyra:
Ya tuhaannnn Liccc!!Dia itu anak baru kls sebelah yg gw bilang ke looo!!

Zalicta pun kaget tak percaya.Dari kemarin ia berulang kali bertemu dengan Zorro

Zalicta:
seriusan?Gw nggak tau.Lagipula santai aja kali Ra,orang nya gak ganteng² gmn gitu

Kyra:
Ya ampun!Pokok nya dia itu istimewa bangeedd buat gw Lic.Pas lo plng kmren kan,dia bantu gue tau nggaaakk!!

Zalicta:
di bantu apaan coba?

Kyra:
Kan gw d suruh Bu Lita buat naro buku paket di Ruang guru,trus gk sengaja ketabrak Seseorang,trus seseorang ituu ngebantu gw buat berdiri trus dia bilang "Sini,gw aja yang bawa semua bukunya,".Dan lo tau nggak,siapa cowok itu?ZORRO LICCCCC!!

Zalicta tidak habis pikir dengan teman nya yang satu ini.

Emangnya Zorro ganteng yah? Perasaan nggak tuh, gumam Zalicta yang masih tidak percaya bahwa Zorro adalah anak baru yang di ceritakan Teman-teman nya.

Selamat hari minggu manteman!Bagi yang baca cerita aku di hari minggu sih,😂.Oh iya,kalian bantu like and comment yah!Lope yuuh ol.
~CHIKA🐰

ZALICTA [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang