Sebaiknya, jika kau sedang bersedih, panggil orang yang kau kenal. Bagikan beban mu sedikit kepada nya, agar dia tau, bagaimana kondisi mu pada saat kau sedang drop.
***
Zalicta pun akhirnya memperbaiki posisi nya yang awal nya menaruh kepala nya di bahu Zalika.
Sampai akhirnya, Zalicta tidak sanggup untuk berada di samping bunda nya. Dia pun keluar dari kamar sambil menutup mulut nya. Saat keluar, dia menabrak Zorro untuk yang kedua kali nya.
"Punya mata nggak sih!?" teriak Zalicta sambil menatap ke Arah Zorro.
"Lah seharus nya gue yang nanya ama elo. Lo itu keluar-keluar lari-lari kek gitu. Emang nya ada apa?"
"Nggak usah kepo," jawab Zalicta dengan sewot. Zorro pun melihat Mata Zalicta bengkak. Dan sekarang,Zalicta menangis.
"Eh? Lo kok nangis sih? Lic?" tanya Zorro sambil memegang tangan Zalicta yang ditutupkan Zalicta di wajah nya.
Zalicta tidak menjawab nya. Zorro pun membawa Zalicta ke tempat duduk di samping kamar Bunda Zalicta. Zorro pun dengan pelan-pelan membuka tangan Zalicta.
Zalicta pun perlahan melihat Zorro di hadapan nya. Zorro melihat nya seakan Zorro ingin memberitahukan sesuatu pada nya. Zorro pun menanyakan kepada Zalicta.
"Liat gue. Ada apa? Kenapa lo nangis?"
Baru saja menanyakan pertanyaan itu kepada Zalicta, tiba-tiba Zalicta sudah kembali menangis. Tetapi dia tidak menangis dengan menutup wajah nya. Tetapi dengan tidak sengaja Zalicta menangis di dada Zorro. Zorro pun sangat terkejut dengan Zalicta yang menangis di dada nya saat ini. Zorro pun akhirnya memeluk Zalicta.
Zalicta baru merasakan dia seolah membagikan cerita kepada orang yang tepat. Pada saat Zorro memeluk nya tadi, dia merasa sangat nyaman begitu Zorro memeluk nya.
Bagi Zalicta, Zorro memeluk nya sangat tulus. Maka dari itu Zalicta sangat nyaman saat di peluk oleh Zorro. Lama kelamaan, Zalicta pun merasa risih di peluk tulus oleh Zorro. Dia pun langsung meminta di lepaskan oleh Zorro. Tapi dengan cepat, Zorro masih sengaja belum mau melepaskan Zalicta begitu saja.
"Zo, cepat lepasin. Gue mau pulang. Males di sini ah. Nanti di liatin orang," kata Zalicta yang masih berada di depan dada Zorro.
"Iya, tenang aja. Gue bakal lepasin lo kok. Tapi dengan satu syarat,"
"Iya iya. Apapun yang lo minta saat ini juga, gue bakal kabulin. Asalkan gue terlepas sama bau parfum aneh yang lo pake ini. Sumpah bau banget ni parfum. Cepetan gih bilang,"
"Enak aja bilangin parfum gue aneh!" jawab Zorro .
Tak di sangka, saat Zorro menjawab tadi, dia melepaskan pelukan nya kepada Zalicta. Dan Zalicta bebas dari pelukan nya.
"Kasian deh lo percaya sama omongan gue,wle!" kata Zalicta dengan menjulurkan lidah nya kepada Zorro.
"Eh Zo. By the way itu parfum lo merk nya apa? Kok harum banget sih? Gue suka bau nya," tanya Zalicta dengan mengusap air mata nya.
"Kepo aja deh lo, nanya-nanya merk parfum gue," jawab Zorro sambil memutar bola mata nya.
"Ish! Yaudah. Bau parfum lo itu bau banget. Gue berasa mandi di Air Comberan pas cium bau parfum lo." balas Zalicta yang langsung melangkah pergi ingin pulang ke rumah.
"Eh eh Lic! Lo mau kemana?" panggil Zorro saat Zalicta ingin pergi.
"Mau pulang. Eh Zo,gue mau bilang sesuatu. Lupain aja yang tadi." jawab Zalicta dengan serius.
"Yang tadi yang mana?"
"Gue benci orang yang pura-pura bego. BYE!" Belum sempat Zalicta melanjutkan langkah nya, Zorro sudah mengejar dan menghalangi jalan Zalicta di depan.
"Lo mau pulang? Gue anter," kata Zorro.
"Nggak usah. Gue bisa sendiri naik ojek kok,"
"Eh eh.Tadi itu kakak lo kan?" tanya Zorro
"Iya, kenapa? Cantik yah? Nanti gue sampein salam lo ke dia." ucap Zalicta sambil menaikkan Alis nya kepada Zorro.
"Nggak cantik. Lo yang paling cantik,"
"Udah ah. Gue mau pulang,"
"Eh tunggu Lic! Gue mau bilang kalo lo mau tinggal kakak lo di sini? Kalian naik apa kesini tadi?"
"Kita naik mobil kok. Mobil sendiri. Jadi nanti Kakak gue bisa pulang sendiri."
"Yaudah gue anterin lo pake mobil gue aja. Jangan nolak ok?" tanya Zorro sambil memohon kepada Zalicta. Zalicta melihat Zorro begitu peduli dengan nya,dia pun mengangguk sebagai jawaban iya kepada nya.
"Tunggu di sini bentar yah. Gue izin dulu sama mama gue." ujar Zorro yang sedang masuk ke dalam kamar nomor tiga puluh lima.Ternyata, Nomor kamar papa Zorro adalah tiga puluh lima.
Zalicta penasaran melihat wajah Mama Zorro. Maybe Zorro mom beautiful,right?
Ya .. Mungkin cantik, karena menurut Zalicta Zorro anak nya saja ganteng nya melebihi Arvin,si mantan bangsat Zalicta.
"Lic, ayo." ajak Zorro yang baru saja keluar dari Kamar Papa nya.
Zalicta pun mengangguk iya. Zorro melangkah dan Zalicta mengikuti nya dari belakang. Zalicta melihat tubuh Zorro dari belakang. Ternyata, tubuh Zorro bagus juga, jika dilihat dari belakang. Apalagi dari depan. Bisa pingsan Zalika jika melihat Cowok ini.
"Pasti kakak bakalan pingsan sih liat nih cowok," ujar Zalicta kepada diri nya sendiri di belakang, mengikuti Zorro.
"Apa lo bilang? Siapa yang bakalan pingsan?" tanya Zorro rupanya mendengar ucapan Zalicta barusan.
"Ng-nggak kok. Nggak pa-pa," jawab Zalicta gagu.
Zorro pun heran melihat tingkah laku Zalicta. Dia pun kembali berjalan. Sesampai nya di tempat parkiran, Zalicta bertanya kepada Zorro.
"Eh Zo, mobil lo yang mana?" tanya Zalicta yang masih di belakang Zorro.
"Yang ini nih," jawab Zorro sambil menunjuk mobil HRV berwarna merah. Zalicta cukup terkejut melihat mobil Zorro. Ternyata, mobil Zorro lumayan besar.
"Ayo masuk, ngapain bengong sih." ujar Zorro yang ternyata sudah masuk ke dalam mobil nya.
Zalicta pun segera masuk ke dalam mobil Zorro. Sekarang, Zalicta sudah berada di dalam mobil HRV milik Zorro. By the Way belum ada percakapan diantara kedua nya. Mungkin karena ini pertama kali nya Zalicta hanya berdua di dalam mobil bersama Zorro. Zalicta pun merasa risih hanya berduaan dengan Zorro.
"Kenapa lo? Risih amat deket sama gue," ucap Zorro duluan.
"Ya iyalah, gimana nggak risih, baru first time gue deket-deket sama cowok kek begini," jawab Zalicta sambil memutar malas kedua bola mata nya.
"Nggak mungkin. I know you lie. Lo juga pernah gini kali sama mantan lo, si arvin-arvin itu,"
"Loh? Kok lo tau sih?" tanya Zalicta sambil berbalik ke arah Zorro.
Please!!Vote and Comment nya semua!😇
~CHIKA😻
KAMU SEDANG MEMBACA
ZALICTA [SELESAI]
Novela Juvenil"Kamu adalah bulan yang bersinar untuk melengkapi malam indahku." Cover by Seulwoonbi *** Kisah hidup Zalicta Lenka Zurie sangat susah untuk ditebak oleh Zorro Rocco Zachery. Zorro mulai untuk mencoba mendekati Zalicta dan berusaha untuk membantunya...
![ZALICTA [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/151782892-64-k777318.jpg)