Langkah kaki Evgenia seketika terhenti melihat siapa yang berdiri tidak jauh darinya. Rasanya Evgenia ingin menghilang saat itu juga.
Andreas, ucap Evgenia dalam hati.
Lucas mendekat ke Evgenia. Andreas merasa hatinya teriris saat Evgenia memeluk lengan Lucas di depannya. Ternyata Andreas tidak datang sendirian, munculah Nadya Kenova.
"Ev!" Andreas bergerak melangkah maju.
Andreas ingin memegang Evgenia, tapi Lucas menghalaunya. Lucas berdiri di depan Evgenia seraya menggenggam tangan Evgenia, ia menatap Andreas dengan tajam.
"I wanna hit your face, but i dont know in which face." Perkataan Lucas sudah cukup memukul Andreas.
Nadya mendekati Andreas dan memegang lengannya. "Kita pergi dari sini, Andreas! Kehadiranmu takkan diterima."
Evgenia menatap Nadya dengan sedih, terlihat jelas Nadya memang memiliki perasaan untuk suaminya itu. Andreas menurunkan tangan Nadya dengan kasar.
"I don't care," ucap Andreas masih menatap Lucas. "Aku tidak akan pergi sebelum bicara dengan Ev."
Lucas sedikit bergeser agar Evgenia terlihat di depan Andreas. "Tanyakan padanya apakah dia mau," katanya.
Andreas melihat Evgenia dengan tatapan memohon. "Aku mohon, sebentar saja."
Evgenia diam, ia memalingkan pandangannya ke arah lain.
"Aku janji, setelah kita bicara aku akan pergi. Tolong, Ev," ucap Andreas.
Evgenia berpikir dan menghela nafas, ia mengiyakan permintaan Andreas. Andreas hanya ingin bicara berdua dengan Evgenia saja. Lucas dengan berat hati melangkah menjauh.
Lucas melirik Nadya. "Hey, bitch! Biarkan mereka berdua."
Nadya melihat Andreas dan Evgenia secara bergantian. Ada rasa kesal di dadanya, lalu ia melenggang pergi. Lucas mengekorinya. Mereka menunggu di teras belakang mansion, sehingga mereka masih bisa lihat Andreas dan Evgenia dari jauh. Nadya duduk di sofa, Lucas berdiri memperhatikan Andreas dan Evgenia. Nadya memandangi Lucas dari bawah sampai ke atas. Perbuatannya itu di sadari oleh Lucas.
"Don't look at me like that, bitch!" ketus Lucas.
Nadya sedikit terkejut.
Lucas menatapnya tajam. "Kau ingin memperdayaku seperti yang kau lakukan pada Andreas? Itu takkan terjadi."
Andreas mengulurkan tangannya untuk memegang tangan Evgenia. "Ev," sebutnya.
Evgenia melangkah mundur. "Cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan!"
"Please, don't leave me." Andreas mengatakannya dengan perasaan yang mendalam.
Evgenia diam.
"I love you so much, only you. I've lost you before, i don't want it again. Please," kata Andreas.
Evgenia melempar tatapan terluka padanya. "Seriously? Kau berhubungan sex dengan sahabatku!"
"I was drunk!" tukas Andreas. "Dan dia membiarkannya terjadi!"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Darkest Reincarnation
RomanceEvgenia tidak bisa melihat orang-orang yang tidak bersalah terluka bahkan tewas. Gadis cantik itu harus menerima kenyataan bahwa ia terlahir berbeda. Evgenia inginkan kehidupan yang normal, tanpa merasakan rasanya menjadi reinkarnasi. Melihat banyak...
