- PART 15 | Unexpected Meeting

26K 2.9K 210
                                        

Two days ago...

"Zilya, kau mau kemana?"

Suara Evgenia menghentikan langkah kaki Zilya Hemsey. Ia menoleh ke tempat Evgenia berdiri, di depan pintu lift. Penampilan Evgenia terlihat santai dan memegang majalah.

"Oh, Quiles mengajakku bertemu," kata Zilya.

Evgenia tersenyum. "Good. Selamat berkencan!"

Zilya tersenyum dan Evgenia masuk ke dalam lift. Zilya menuju pelataran mansion dan melajukan mobilnya. Setelah memakan waktu beberapa menit, Zilya sampai di tempat tujuan. Mansion yang sangat familiar. Zilya telah berbohong, ia tidak bertemu Quiles. Tetapi Andreas Jullien, dokter bedah tertampan di dunia itu.

Zilya keluar dan rintik-rintik hujan mulai berjatuhan. Siang ini cuaca sangat mendung dan langit bergemuruh. Zilya masuk dan naik ke lantai dua, di ruang keluarga Andreas nampaknya sudah menunggu.

"Hi!" Sapa Zilya.

Andreas mengerjap dan menoleh. "Oh, hi! Aku tidak sadar kau sudah datang."

"Kau pasti memikirkan Evgenia." Zilya duduk di sofa, berseberangan dengannya.

Andreas menghela nafas berat. "Sejak pernikahanku dan Nadya terbongkar, memikirkan Ev adalah rutinitasku."

Zilya mengangguk. "Yeah, i know how it feels. Aku setuju dengan kata-kata Ev, seandainya kau jujur sejak awal, keadaannya tidak seburuk ini. Kalian mungkin tidak sampai bercerai."

"Aku sangat terjebak! It's fucking chaotic!" Andreas terlihat kesal. "Tapi ku pikir perceraian tetap terjadi. Aku tahu bagaimana Ev. Dia tidak mau ada wanita lain, apalagi Nadya.. hamil! Oh, shit."

"Sahabat seperti dia bukan hal yang mengejutkan lagi. Dia menaruh rasa padamu sejak dulu, sampai dia licik menjebakmu," ujar Zilya. "Mengenalkan kekasih kepada orang lain bisa menjadi hal yang mengerikan."

Andreas menyandarkan punggungnya, menatap langit-langit ruang keluarga dengan frustasi. Suara hujan deras membuat Zilya melihat ke arah jendela.

"Bagaimana kabar Ev dan Matvey?" tanya Andreas.

Zilya meliriknya. "Baik. Kenapa kau tidak tanya langsung saja? Komunikasimu dengan Ev sudah membaik, kan?"

"Percuma hanya komunikasi yang membaik. Bagaimana dengan pernikahan kami? Demi Tuhan, aku tidak mau bercerai darinya! She's my everything."

Apa yang Andreas rasakan sangat di mengerti oleh Zilya. Wanita itu tahu seperti apa perjalanan cinta mereka. Sejak Evgenia berusia 10 tahun, Andreas sudah mencintainya. Hingga mereka hidup saling mengasihi bersama putra kecil mereka. Lalu kasih itu berubah menjadi serpihan kehancuran.

Andreas mengambil posisi duduk dengan mantap. "Aku mau Evgenia hanya milikku saja."

Zilya mengernyit. "So, what will you do to her?"

Andreas diam.

"She's hate you so bad, and she chose Lucas."

"Lucas sialan itu memanfaatkan masalahku dan Ev. Aku yakin Ev terpaksa menerima syaratnya. Aku bisa lihat masih ada cinta dimatanya saat menatapku," gumam Andreas.

Zilya sependapat. Betapapun Evgenia membenci Andreas, wanita itu masih mencintainya. Hanya saja keadaan menekan Evgenia untuk memutuskan hubungannya. Fakta Andreas berhubungan badan dengan Nadya Kenova yang notabennya adalah sahabatnya, hal yang sangat sulit diterima.

Meski secara tidak sadar, tetap saja sakit. Wanita mana yang baik-baik saja setelah suaminya bersetubuh dengan wanita lain? Memaafkan mungkin masih bisa, tetapi melupakan dan menerima merupakan suatu yang sulit.

The Darkest ReincarnationCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang