5 - Pembela Palsu

11K 582 47
                                        

Satu sekolah masih tidak percaya dengan pemandangan yang menghebohkan tadi pagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Satu sekolah masih tidak percaya dengan pemandangan yang menghebohkan tadi pagi. Ada yang menangis bahkan saling memeluk temannya satu sama lain, ada juga yang diam-diam melempar hujatan dan rasa iri.

Bagaimana tidak heboh coba, pagi tadi, seluruh siswa yang sedang berada di parkiran harus menghentikan aktivitasnya hanya untuk sekedar memastikan jika motor sport berwarna hitam yang baru saja memasuki area parkir adalah motor milik Surya. Iya, Alias Surya Gerhana. Seantero sekolah pasti tahu betul siapa yang baru saja disebutkan di kalimat sebelumnya. Tapi bukan itu yang menjadi pusat perhatian, melainkan sosok cewek yang duduk di boncengan.

Benar-benar mencengangkan. Karena selama hampir tiga tahun, Surya sama sekali tidak pernah terlihat membonceng seorang cewek. Ada sebagian orang yang menganggap Surya homo karena ia sama sekali tidak pernah menerima pernyataan cinta dari cewek yang menyukainya. Jelas saja, tipe cewek Surya itu yang berdompet tebal. Bukan anak SMA yang uang jajan saja masih minta kepada orang tua.

Bagaimana mau mensejahterakan Surya, coba, kalau seperti itu?

Lalu sekarang, cowok itu tanpa ragu berjalan beriringan dengan Embun yang sesekali masih dipertanyakan identitasnya. Selain karena termasuk jajaran siswa yang tertutup, Embun juga jarang sekali bersosialisasi dengan orang lain. Dan tiba-tiba, si cewek udik yang dijuluki gadis pengantar pizza oleh teman sekelasnya kini berjalan beriringan dengan si ketos idaman kaum hawa.

Mereka berjalan di koridor, menyusuri selasar, dan menaiki tangga tanpa ada yang berbicara sama sekali.

Banyak yang patah hati, tentu saja. Pasalnya mereka mengira jika selera Surya benar-benar rendahan sekali. Berbeda dengan dirinya yang nyaris digilai para cewek, Embun memang hanya sepintas siswa yang tidak perlu dikenal. Harusnya berada di bawah kaki Surya saja pantasnya. Ehh?

Embun menjadi sorotan dalam satu hari. Dirinya tiba-tiba saja dikenal semua siswa. Bukan karena ingin berteman, tapi sekedar melempar hujatan yang membuat Embun ingin menenggelamkan diri saja.

O-M-G hello!!! Surya itu milik kita bersama, tentu saja. Siapapun boleh menikmati santapan menggiurkan itu, tapi tak boleh sedikitpun menjadi bagian dari Surya. Karena mereka tentu tidak akan pernah merasa pantas bersanding dengan Surya. Dan lihat sekarang, Embun mematahkan asumsi itu begitu saja.

"Pas bel istirahat bunyi, langsung ke kantin temuin gue!" ujar Surya begitu sampai di kelas Embun. Tidak sampai disitu, usapan tangan Surya di kepala Embun membuat para cewek memekik iri.

Semuanya ingin merasakan tangan ketos mereka.

Setelah mendapat anggukan dari Embun ia segera melenggang pergi menuju kelasnya. Sesekali mengangguk ketika mendapat sapaan, atau tersenyum saat mendapati pertanyaan hampir serupa sepanjang perjalanan tadi menuju kelas Embun.

A Dangerous Boy (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang