Crescencia, seorang perempuan berparas rupawan, memiliki sifat keras kepala, dan introvert. Dia adalah salah satu perempuan yang sama sekali tidak percaya bahwa mahkluk mitologi itu benar-benar ada di dunia.
Namun semua itu berubah ketika dia bermi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Maksud kau apa?" tanya Crescencia kepada seseorang pria misterius yang berdiri di depannya.
Pria misterius itu kemudian tertawa mendengar perkataan Crescencia. "Sudahlah, aku tidak punya banyak waktu dan aku ke sini hanya mau bilang, kalau pendaftaran Eternal Dream telah dibuka. Jadi pastikan kau segera membawa surat itu untuk diberikan kepada tata usaha di sana." Dalam sekejap mata pria itu telah hilang dari hadapan gadis itu.
Grizelle yang baru saja datang ke perpustakaan, merasa keheranan melihat Crescencia hanya melamun, tanpa berkedip sedikit pun. "Cres, halo." Ia melambaikan tangannya di depan wajah sahabatnya. Barulah gadis itu mengedipkan kedua matanya. "Sejak kapan kamu di sini, Griz?" tanya gadis itu. "Bukannya setahu aku, kamu masih bertemu dengan pemilik tempat tinggal itu?"
"Sejak kamu melamun, habis ketemu siapa, Cres?" tanya Grizelle sambil meletakkan tasnya di atas meja, kemudian ia mengeluarkan sebuah buku.
"Tidak ada," kata Crescencia yang berusaha menyembunyikan sesuatu dari Grizelle, jika ia telah bertemu dengan seseorang pria misterius itu lagi.
Crescencia melirik buku yang dikeluarkan oleh sahabatnya. "Kamu beli buku lagi?" Grizelle menggelengkan kepalanya. "Tidak, aku meminjam dari perpustakaan di sini. Buku ini cukup menarik karena membahas mengenai beberapa makhluk mitologi yang terkenal sangat kuat sekali dan dipercaya akan membawa kedamaian buat dunia kalau ada peperangan, tapi di bilang keberadaannya sampai sekarang belum terdeteksi."
"Memang ada makhluk seperti yang kamu bilang, Griz? Sekuat apa makhluk mitologi itu?" tanya Crescencia yang semakin penasaran dengan berbagai macam makhluk mitologi.
"Tentu saja ada, konon katanya di dunia dewa ada sesosok makhluk mitologi yang terkenal kuat dan di sini dijelaskan bahwa makhluk itu bertubuh sangat besar yang dikelilingi oleh cahaya berwarna langka. Sayangnya, karena suatu kejadian yang membuat dunia para istenek és istennők ( Dewa-Dewi ) mengalami kekacauan, makhluk mitologi itu dikabarkan hilang." Gadis bersurai cokelat itu menganggukkan kepalanya setelah mendengar penjelasan sahabatnya mengenai makhluk mitologi yang hebat ini.
Crescencia menarik napas panjang, tidak tahu harus mengatakan apa. Sejujurnya ia masih tidak percaya seratus persen dengan keberadaan mereka di dunia manusia. "Lalu, apa kekacauan yang terjadi di dunia istenek és istennők ( Dewa-Dewi ) akan kembali terulang?" tanya gadis itu.
"Aku tidak tahu pasti, apa akan terulang kembali atau tidak? Tapi aku merasa semua penjelasan ini akan dijelaskan di Eternal Dream. Bukannya hari ini sudah waktunya kita mendaftar sebagai mahasiswa baru di sana?" tanya Grizelle sambil memasukkan buku itu ke dalam tasnya.
"Jujur saja aku sama sekali tidak tertarik masuk sebagai mahasiswa di sana, tapi karena terpaksa lebih baik aku mencobanya saja, dan alasan utama aku mau kuliah di sana karena penasaran dengan keadaan universitas tersebut. Selebihnya tidak ada yang menarik," kata Crescencia yang berjalan ke rak buku untuk mengembalikan buku pinjamannya.