Jika kalian datang ke Neo High dan bertanya "kenal Chenle?" pasti akan dijawab "oh, yang pacar dancer sekolah"
Sejujurnya Chenle benci dengan julukan itu. Pacar dancer sekolah, atau Park Jisung. Bukan berarti Chenle benci menjadi pacar Jisung. Hanya saja Chenle benci dengan julukan orang-orang yang selalu menyangkut pautkan Jisung dalam namanya.
Bukan apa-apa. Chenle hanya tidak suka. Seolah-olah semua orang mengetahui Chenle karena dia menjadi pacar Jisung, bukan karena memang mereka tau Chenle atau prestasi Chenle.
Menjadi pacar dancer dan mendapat nama bukan berarti Chenle tidak berprestasi. Suara Chenle bagus, jadi Chenle mengikuti padus, yang setiap tahun menjadi juara bertahan di perlombaan. Seharusnya itu bisa menjadi sebuah poin untuk mereka mengetahui Chenle.
'Chenle si anak padus yang selalu menang di perlombaan' Chenle akan lebih bangga dengan julukan itu.
Tapi semenjak Chenle menjadi pacar Jisung di kenaikan kelas dua kemarin sampai sekarang mereka kelas tiga, Chenle menjadi seterkenal Jisung. Belum lagi waktu acara kelulusan tahun kemarin mereka sempat menyumbangkan diri sebagai pengisi acara, dimana Chenle yang menyanyi bersama Jisung yang bermain gitar.
"Harusnya kamu bangga punya pacar terkenal seperti Jisung, kalian jadi trending topik satu sekolah"
Chenle benar-benar kesal waktu sahabat dari sekolah dasarnya itu menceramahinya begitu. Apa yang dibanggakan dari terkenal? Mendapat surat, bunga dan coklat? Chenle tidak ingin seperti itu.
"Ya kan bukan mau ku jadi terkenal begini. Mereka jadi tau kamu juga karena pacaran sama aku. Aku nggak tau kalau jadinya begini"
Chenle melihat raut bersalah di wajah Jisung begitu mengucapkan kalimat itu. Si manis keturunan Cina itu jadi ikut merasa bersalah, padahal jelas-jelas memang ini bukan salah Jisung maupun Chenle. Ya siapa sih yang akan menyangka kalau bisa menjadi bintang.
"Harusnya kamu bangga punya pacar Jisung, terkenal karena ada yang dibanggakan. Lah aku, pacar terkenal karena muka ganteng, tapi kelakuan nggak ada bener-benernya"
Kakaknya juga begitu Chenle menceritakan keluh kesahnya, pacar mantan ketua tim futsal sekolahnya itu malah menjawab seperti itu. Bukannya Chenle tidak bangga, tapi sekali lagi Chenle hanya tidak suka kalau nama Jisung selalu disangkut pautkan begitu nama Chenle disebut.
Tapi meskipun begitu, hubungan Chenle dan Jisung tetap baik-baik saja. Karena di luar sekolah menurut Chenle, Jisung itu tidak seperti yang murid-murid lain lihat.
Jisung yang disekolah adalah seorang dancer yang memiliki wajah tampan dan pembawaan yang keren. Tapi coba lihat bagaimana kalau dia dirumah. Jisung ini sangat manja dengan kakaknya. Jisung juga sangat menyebalkan, apalagi dengan Chenle.
Waktu itu pernah sepulang sekolah Jisung mengajak Chenle untuk mampir ke rumahnya. Kebetulan dirumah cuma ada kakak-kakak Jisung. Orang tua Jisung pergi entah kemana. Chenle disandera Jisung sampai keesokan harinya kakaknya mencari.
Jisung itu menyebalkan, benar-benar menyebalkan menurut Chenle. Tapi dibalik semua itu, Jisung juga orang penyayang. Jisung juga sebenarnya orang yang sedikit sensitif. Dia bahkan menangis waktu panitia lomba waktu itu menyebutkan nama Jisung sebagai pemenang.
"Terima kasih, Chenle" begitu kata Jisung waktu mereka duduk di bawah pohon mangga di halaman rumah Chenle.
"Aku seneng bisa kenal kamu. Aku juga seneng kamu masih mau nemenin aku sampai sekarang"
Chenle diam tidak menjawab, lagi pula Jisung juga sepertinya tidak butuh jawaban.
"Makasih ya Chenle, anak papa Yuta dan mama Winwin. Jangan capek ngadepin aku yang suka random ini. Aku emang cengeng, tapi seenggaknya ada kamu yang selalu bisa nenangin aku"
Pipi putih Chenle bersemu. Padahal sebenarnya kalau diingat-ingat lagi, Jisung itu sering melontarkan kata-kata manis. Tapi yang ini memang sedikit lain. Yang biasa cuma Jisung pakai untuk candaan. Sementara yang ini Chenle tau kalau Jisung tulus dari dalam hatinya.
"Aku sayang kamu"
Mungkin ini terlalu dini mengingat mereka masih sekolah. Tapi ya baik Chenle maupun Jisung memang merasakan perasaan yang sama. Jadi, mau bagaimana lagi.
"Aku juga sayang kamu, Jisung"
...
Apdet lagi hekhek :( Aku gabisa liat yg gemas gemas🤧
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.