HAPPY READING!!
🌻🌻🌻
kringg
Kringg
Kringg
Bel panjang telah berbunyi, pertanda bahwa jam pulang telah tiba. Semua murid di IAS bersiap untuk pulang, begitu juga dengan Fara dan teman-temannya.
"Ihiyyy dah bel. Pulang kuy" ajak kaila pada ketiga sahabatnya yang sedang membereskan buku serta alat tulis mereka.
"kuylah. Eh gimana kalo nanti sore kita jalan-jalan?" ucap Icha seraya mengajak teman-temannya jalan-jalan dan menghabiskan waktu bersama.
"Hmm, boleh tuh" kata Anna yang diangguki oleh Kaila.
"lo gimana Far? bisa gak?" tanya Icha.
"hm.. Boleh deh. Udah lama juga gak jalan-jalan." Ucap Fara yang membuat ketiga temannya tersenyum lebar.
Fara berjalan sendiri kearah tempat parkir mobil, dikarenakan ketiga temannya itu sudah dijemput. Saat sudah masuk kedalam mobil, HPnya tiba-tiba berdering. Ternyata itu panggilan masuk dari Kenzie, dia pun mengangkatnya.
"Halo bang" ucapnya
"adek dimana? udah pulang?"
"masih disekolah, ini baru mau pulang"
"oh yaudah. Jangan ngebut yah. Kasih kabar kalo udah sampe rumah, abang pulangnya agak sore, lagi ada urusan bentar."
"oh ya udah. Nanti kalo pulang titip beliin adek Ice cream yah."
"iya-iya. Abang tutup yah."
Setelah mengakhiri panggilan itu, dia melajukan mobilnya keluar gerbang sekolah. Tapi, saat dipersimpangan dia melihat ada banyak sekali laki-laki yang menggunakan motor besar dan membawa senjata. Sepertinya mau tawuran, pikirnya.
Fara pun berbalik arah, melewati jalan lain untuk menghindari tawuran itu. Tapi, sepertinya ada yang mengikutinya.
Shit!!
Ternyata orang-orang tadi mengikutinya. Saat Fara melajukan mobilnya, mereka dibelakang juga melajukan motor mereka sampai dengan tiba-tiba salab satu dark mereka menyalip mobil Fara dan berhenti tepat dihadapan mobil Fara membuat perempuan itu langsung menginjak rem dengan nafas yang tidak teratur.
"Keluar lo" titah salah satu dari beberapa orang lelaki yang mengejarnya tadi. Sepertinya mereka adalah sebuah geng. Pikir Fara. Dia pun keluar dari mobil sambil menatap mereka dengan wajah datar.
"ouh... Anak IAS ternyata" ucap orang tadi, yang menyuruh Fara keluar dari mobilnya.
Dia berjalan mendekati Fara tapi sayangnya perempuan ktu malah mundur karena ada beberapa hal hang belum bisa dia hilangkan dari dalam dirinya. Salah satu nya Androphobia nya yang belum sepenuhnya hilang.
"Cantik juga. Kenalin dulu, nama gue Bagas khazaka Pradipa, lo bisa manggil bagas, baby, sayang, atau apapun yang lo suka." tambahnya memperkenalkan dirinya sambil mengedipkan sebelah matanya, yang menurut Fara itu sangat menjijikkan.
"ada perlu apa? gue mau pulang." Tanya Fara datar.
"wih.. Santai dong. Gue cuma mau sedikit bersenang-senang aja kok" ucap bagas sambil menyeringai menatap Fara.
"ck. Muka lo gak memadai, lo mau bersenang-senang sama gue? sini biar gue tunjukkin arti dari senang-senang itu kayak gimana." kata Fara yang membuat bagas marah, dan maju ingin menarik tangan Fara, tapi tidak jadi karena Fara sudah lebih dulu memberikkan satu pukulan di wajahnya.
Perbuatan Fara membuat Bagas lebih marah, akhirnya Bagas pun membalas. Mereka bertarung satu lawan satu, ternyata Fara juga bisa bela diri. Dia mengeluarkan semua jurus yang dia ketahui.
KAMU SEDANG MEMBACA
RaFara | END
Teen FictionRafa, lelaki dingin dan seorang ketua geng dari geng besar yang bernama Adlerauge. Lelaki yang tiba-tiba membuat seorang perempuan menjadi pacar nya hanya dengan dasar "Pengancaman dan ingin melindungi nya." Fara, perempuan dengan beribu luka di mas...
