Vote dulu yuk sebelum baca:)
. . . . .
Seoul, 06.00 am
Matahari terbit dg cerahnya memasuki kamar Rose lewat celah gorden. Cahaya matahari itu tepat mengenai wajahnya, membuat Rose mengerang berusaha untuk menghalangi cahaya dg tangannya dan berniat untuk kembali masuk ke alam mimpinya, tapi niatnya itu batal karena seorang Kim Jisoo.
"Yakk, bangun kau!"teriak Jisoo menarik selimut Rose, sifat keibuan Jisoo keluar.
Benar-benar seperti membangunkan anaknya sendiri, sedangkan Rose masih saja enggan membuka matanya. Jisoo meraih bantal dan memukulkannya ke tubuh Rose
"Heyy pemalas, cepatlah bangun!"
"Hemm" Rose duduk di kasur masih dengan mata tertutup
"Kau mau makan tidak?" ajak Jisoo, Rose langsung membuka matanya lebar mendahului Jisoo ke ruang makan.
Kalau makan saja selalu nomor satu, Rose itu benar-benar tidak tahu diri menumpang di apartemen Jisoo, tapi itu semua tidak masalah bagi Jisoo yg sudah menganggap Rose seperti adik-nya sendiri juga Jennie dan Lisa.
Rose sudah makan duluan, Jisoo duduk di hadapan Rose.
"Bagaimana dengan kau dan bos-mu, Rose?" tanya Jisoo sambil memasukkan potongan roti bakar kedalam mulutnya.
Rose sudah menceritakan semuanya pada Jisoo tentang Jimin yg menyebalkan, yg bahagia diatas penderitaan Rose, yg selalu menyusahkan Rose dan semua yg menjengkelkan dari Jimin.
"Yaa seperti itu lah, semakin hari dia semakin menyebalkan saja, ehh iya eonni kau masih ingat Jung Jaehyun?"
Seketika ekspresi wajah Rose jadi berseri-seri mengingat pertemuannya dengan Jaehyun kemarin. Jisoo mencoba mengingat siapa itu Jung Jaehyun.
"Ohh Iyaa aku ingat, siswa yg selalu ranking satu diatas mu kan?" Jisoo lebih cepat mengingat dibanding Rose yg sangat lama untuk mengingat.
"Iya eonni!"
"Memangnya kenapa kau tiba-tiba menanyakannya padaku, kalau kau mau menanyakan keberadaannya, aku tidak tahu"
"Bukan itu eonni.."
"Lalu?"
"Kau tau? Kemarin aku bertemu dengannya di restoran pizza seberang kantorku! OMOO dia makin tampan saja. Dan kau tau? Ternyata restoran pizza itu miliknya!" ucap Rose dengan senyuman yg tak pernah lepas dari wajah cantiknya.
"Woaah benarkah?"tanya Jisoo, Rose mengangguk kuat.
"Dulu kau menyukainya bukan?"
"Iyaa tadinya aku sudah biasa saja, tapi saat bertemu lagi ketampanannya bertambah berkali lipat jadi aku menyukainya lagi"
"Dasar kau ini"
"Hehhe menurutmu apa dia sudah punya pacar?"
"Sepertinya sih sudah, siapa yg tidak mau dengannya, tampan, pintar, dan mapan pula"
"Huhh begitu yaa. Berarti sainganku untuk mendapatkan Jaehyun banyak"
Jisoo tertawa "Tentu saja Rose" mendengar jawaban Jisoo, Rose melanjutkan makannya dengan tidak bersemangat.
Jisoo jadi teringat percakapan dengan appa-nya semalam, appa-nya akan menjodohkan Jisoo dengan anak dari sahabat appa-nya, tapi mau bagaimana lagi Jisoo adalah anak yg penurut.
"Rose, mulai malam ini sampai mungkin minggu depan aku akan tinggal dirumah orangtua-ku"
Rose memasang ekpresi bingung "Memangnya kenapa eonni?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Run Away from Them [✔]
RomanceTiada hari tanpa perdebatan keduanya, setiap harinya terus saja bertengkar tak ada hentinya. Namun, hal itu juga yang menjadi salah satunya faktor dari tumbuhnya perasaan yang tidak keduanya duga. Seiring berjalannya waktu bisa saja perasaan itu had...
![Run Away from Them [✔]](https://img.wattpad.com/cover/216397356-64-k264896.jpg)