17 | Troublesome morning

3.8K 408 18
                                        

Vote dulu yuk sebelum baca:)

.   .   .   .   .

Rosé kembali dari dapur dg membawa baskom yg berisi es batu. Rosé  memberikan kain berisi es batu kepada Jimin.

Jimin pun menempelkan kain itu pada lebam dipipi nya. Suasana masih terasa canggung, hingga Jimin membuka percakapan.

"Rosé, selama kau tinggal disini aku memiliki syarat untukmu."

Rosé mendengus. "Hah lagi-lagi, memangnya apa syaratnya?"

Jimin tersenyum tipis. "Syaratnya, setiap hari kau harus memasakkan aku makanan, dan juga setiap pagi kau harus menyiapkan stelan untuk aku bekerja."

"Ya kau pikir aku istrimu apa?"

"Kalau kau maunya begitu, yasudah." Jimin tersenyum menggoda Rosé. Rosé yg kesal pun tidak sengaja menoyor pipi Jimin.

"Yak! Tidak sudi aku mempunyai suami menyebalkan sepertimu!"

"Aw Rosé! Lebam nya masih sakit kau tau?!" Jimin memegangi lebamnya yg tidak sengaja terkena tangan Rosé tadi.

"Hehe, mian Jimin. Sini aku saja yg pegang." Rosé mengambil alih kain ditangan Jimin dan menekannya pelan pada lebam dipipi Jimin.

"Kalau masalah membersihkan rumah—" Ucapan Jimin terpotong.

"Kau juga menyuruhku untuk membersihkan rumahmu?! Kau ini benar-benar membabui ku ya!"

"Aishh kau ini, bisa tidak jangan memotong ucapanku?" Jimin berdecak kesal, Rosé pun terdiam mendengar ucapan Jimin.

"Bukan kau yg membersihkan rumah, setiap hari sudah ada yg membersihkan rumahku. Jadi kau tidak usah membersihkannya." Ucap Jimin yg membuat Rosé menghembuskan nafasnya lega.

'Kruyukkk'

Perut Jimin berbunyi keras, tadi pagi saat sarapan Jimin hanya memakan dua helai roti dan belum memakan apapun sampai sekarang.

Rosé tertawa pelan. "Kau lapar ya? Yasudah tunggu sebentar, aku masakkan dulu." Rosé beranjak ke dapur untuk memasak Jajangmyeon.

Sementara Jimin, ia menahan malunya
dg wajah yg memerah.

.

.

.

Keesokan harinya Rosé bangun lebih pagi, ia bergegas untuk segera mandi. Setelah siap dg stelan kerjanya, seperti syarat yg Jimin katakan padanya, Rosé memasak sarapan untuk mereka berdua. Pagi ini menu sarapan mereka adalah Bibimbap.

Rosé meletakkan sebuah telur mata sapi setengah matang diatas mangkuk yg sudah berisi nasi beserta isi Bibimbap.

"Nah, selesai!"

Rosé telah selesai memasak dan menyajikannya di atas meja makan. Dua porsi Bibimbap untuknya dan Jimin.

Selesai membuat sarapan, Rosé juga harus menyiapkan baju untuk Jimin kerja nanti. Rosé langsung masuk ke dalam kamar Jimin tanpa mengetuknya terlebih dahulu.

Mata Rosé tidak menangkap presensi Jimin, artinya Jimin berada dikamar mandi sedang embersihkan tubuhnya. Rosé membuka lemari baju Jimin, didalamnya terdapat banyak pakaian kerjanya.

Pilihan Rosé jatuh pada jas hitam bermotif, kemeja hitam juga celana bahan berwarna senada.

Rosé meletakkan stelan kerja itu diatas kasur Jimin, ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar atasannya.

Run Away from Them [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang