Vote dulu yuk sebelum baca:)
. . . . .
Ting!
Suara notifikasi itu berasal dari ponsel Rosé, sang pemilik ponsel pun mengecek pesan yg masuk ke ponselnya.
Jaehyun : Rosé, apa malam ini kau ada acara?
Rosé tersenyum sekilas melihat chat yg Jaehyun kirimkan padanya. Ia pun mengetik kan balasannya.
Rosé : Tidak, memangnya kenapa?
Jaehyun : mau ikut aku?
Rosé : kemana?
Jaehyun : rahasia! Nanti aku akan menjemput dikantormu setelah kau selesai bekerja, okay?
Rosé : haha baiklah.
Jaehyun : tunggu aku ya!
Rosé : okay akan aku tunggu!
Hingga waktu menunjuk kan pukul enam sore. Rosé merapihkan barang-barangnya dan bergegas keluar ruangan bersama Jimin.
Di lobby perusahaan terlihat Jaehyun berdiri menunggu Rosé sudah sejak lima belas menit yg lalu. "Hai Jaehyun!" Rosé menghampiri Jaehyun dengan senyumannya.
Jimin yg baru saja ingin mengajak Rosé pulang terdiam, hingga sebuah tangan melingkar pada lengannya membuat pria itu tersadar.
Itu Seulgi, dengan senyuman lebarnya. "Hai, Tuan Park!" Sapanya.
Jimin menyingkirkan tangan Seulgi dari lengannya dengan perlahan. "Ini masih di kantor, Seulgi." Ucapnya dan kembali mengarahkan pandangannya pada dua manusia tadi.
Seulgi mengerucutkan bibirnya sambil mengikuti arah pandang Jimin. Sorot matanya sama seperti saat menatap Rosé yg menerima panggilan Jaehyun di apartemen Lisa beberapa hari yg lalu.
Memang, saat itu yg menatap Rosé dengan sorot sendu adalah Jimin. Kala itu hatinya terasa sakit melihat Rosé yg terlihat senang mendapat telfon dari Jaehyun.
Tapi kali ini, hatinya jauh lebih sakit ditambah adanya rasa cemburu saat melihat Jaehyun mengacak rambut Rosé pelan dengan tawa mereka yg mengudara. Mereka terlihat bahagia.
Jimin segera mengalihkan pandangannya saat Rosé menolehkan kepalanya ke arah Jimin. "Jim, kau akan pulang bersama Seulgi eonni?"
Jimin baru tersadar kalau disampingnya masih ada Seulgi. Ia ingin menjawab pertanyaan Rosé tetapi gadis itu memotongnya.
"Aku akan pergi bersama Jaehyun, lebih baik kau pulang sekalian mengantar Seulgi eonni." Ujar Rosé yg hanya dijawab anggukan singkat dari Jimin.
Seulgi tersenyum, kali ini Jimin tidak menolaknya. Ia pun kembali melingkarkan tangannya pada lengan Jimin, sementara si pemilik lengan hanya diam tak menanggapi.
"Ayo, Jae!"
Jaehyun mengangguk dan membuka kan pintu mobilnya untuk Rosé.
Rosé tidak menyadari tatapan Jimin padanya tadi, sementara itu terdapat dua orang yg menyadari tatapan sendu pria itu. Yaitu Jaehyun dan Seulgi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Run Away from Them [✔]
RomanceTiada hari tanpa perdebatan keduanya, setiap harinya terus saja bertengkar tak ada hentinya. Namun, hal itu juga yang menjadi salah satunya faktor dari tumbuhnya perasaan yang tidak keduanya duga. Seiring berjalannya waktu bisa saja perasaan itu had...
![Run Away from Them [✔]](https://img.wattpad.com/cover/216397356-64-k264896.jpg)