"Engkau lelaki terbaikku, ku ingin kau tau. Ku ingin kau jadi teman cintakku"
(Ost. Devano ft Aisyah🎵)
"Eh itu bukannya, keenan sama sheila yah?" Tunjuk riva sahabatnya ayudia.
Ayudia melihat ke arah yang di tunjuk riva, benar keenan sama sheila berjalan santai dikoridor sambil bergandengan tangan. Membuatnya panas dingin
"Bukannya ken gak suka sama sheila yah?" Tanya ayudia pada dirinya sendiri.
Sementara riva diam saja sambil mengigit jari telunjukknya.
"Jangan-jangan mereka berdua pacaran lagi ay?!" Pekek riva dengan pelan karena mereka saat ini tengah dilapangan.
"Gak mungkin!" Ujar ayudia tajam menatap riva.
"Mungkin ajah, liat deh keenan begitu lembut memegang tangan sheila" Ujar riva memanas manasi ayudia yang kini tengah terlihat marah.
"Gue bakal lakuin sesuatu" Gumam ayu dan masih dapat didengar oleh riva.
"Gimana kalo kita, labrak saja sih sheila itu? Sok cantik banget" Ujar Riva.
Ayudia hanya mengangguk saja.
"Istirahat"
Setelah mengatakan itu ayudia dan riva berjalan santai menuju kelas mereka yang berada di lantai 2.
Jantung sheila berdetak begitu cepat, sama hal nya dengan jantung keenan. Kedua orang itu nampak sama sama gugup apalagi keenan yang memegang tangan sheila.
"Gugup banget gue" Batin Keenan.
Banyak yang bertemu dengan mereka dikoridor sekolah, bahkan ada terang terangan menggoda sheila dan keenan membuat sheila merona.
"Gas pol ken"
"Cie sheila cie, doi nya udah peka tuh"
"Kalian berdua cocok banget"
"Keenan ganteng banget sih"
"Liat mereka berdua seperti, couple goals"
Dll
Sheila hanya tersenyum dan menunduk saja. Saking malunya dia mengeratkan pegangan tangannnya dengan keenan.
"Sial malu banget gue" Rutuk Sheila dalam hati.
"Udah sampai nih, jangan lupa belajar dengan rajin yah" Bisik Keenan membuat sheila terdiam dan tersenyum kaku.
"Gak belajar aja, aku udah udah pintar kok" Celetuk sheila membuat keenan tersenyum tipis.
"Idih Pd banget" Ujar keenan jenaka.
"Gak percaya?" Tanya sheila.
"Percaya kok, yaudah gue kekelas dulu" Pamit keenan dan mendorong tubuh sheila.
Sheila menyunggingkan senyum lebarnya, sambil menatap keenan yang kini sudah menjauh.
"Hati hati, kesambet" Celetuk gloria menatap sheila.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Baby Boy [TAMAT]
Fiksi Umum[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Gugurkan kandunganmu itu! Karena sampai kapanpun aku tidak sudi anak itu lahir! "Ti-tidak mau akan sangat berdosa mengugurkan kandungan ini! Kalau kamu tidak mau tanggung jawab tidak apa" Jika mau tau kelanjutann...
![My Baby Boy [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/202792251-64-k18582.jpg)