-Part 4-

14K 534 10
                                        


Happy Reading!!♡♡

***

"Sorry-sorry gue gak sengaja, lagi buru-buru sorry ya." ucapnya ngos-ngosan dan langsung meninggalkan Keisha dan Nayya yang masih kesal.

"Jadi cowo gak ada tanggung jawabnya." kesal Keisha.

Keisha dan Nayya pun tidak ambil pusing dan langsung balik ketujuan awalnya 'kekelas.'

***

Allard berjalan melewati koridor sekolah dengan santai, menyumpal satu telinga nya dengan earphone biru nya.

"Al!"

Allard memperlambat jalan nya dan menengok ke belakang, ternyata Dylan.

"Bakal ada sparing nih, team basket kita sama sekolah SMA Brawijaya. Gimana?" tanya Dylan.

"Liat entar aja deh," jawab Allard. Dylan mengangguk paham.

"Kemarin lo nganterin si Keisha balik?"

Allard terdiam, "iya," jawab Allard. "Hati-hati jatuh cinta lo hahaha." ledek Dylan sambil membenarkan rambutnya.

"Bacot lo." Allard langsung mendahului Dylan yang pasti akan semakin nyebalkan.

"Al," panggil salah satu siswi yang terkenal hits di angkatan nya Allard.

Allard yang merasa di panggil hanya menaikan alisnya, "Lo kenapa sih Al gak pernah bisa liat perjuangan gue?" ucap Cewe itu.

"Sis, cowo mana suka sih kalo cewe yang ngejar-ngejar? ya risih lah." sahut Dylan.

"Ya tapi kan lo, kemarin aja lo nganterin si cewe baru sok cantik itu." ucap cewe yang bernama Siska itu.

Allard yang paham tujuan pembicaraan ini kemana, dia malas. Dia langsung masuk kekelas membiarkan Siska yang kesal karena di campakkan.

"Heh ngapa lo bro pagi-pagi muka di tekuk kaya duit dua ribu an gua." ledek Gavin yang melihat wajah Allard.

"Ohh, si cewe itu lagi? ck ck ck gak ada abis-abisnya." Sahut Leo. "Bt gue." ucap Allard singkat.

Tak lama Pak Imam pun masuk ke kelas Allard dkk mengajarkan Sejarah.

"Siap-siap di dongengin deh." ucap Gavin lesu.

~~~

"Pesanan datang," ucap Pak Mamat sambil memberikan bakso pesanan Keisha dan teman-teman nya.

"Wahh terimakasih Pak," ucap Keisha.

Keisha dan teman-temannya pun langsung melahap seperti busung kelaparan akibat pelajaran Matematika yang membuat otaknya berfikir keras. Masa iya?wkwkw.

"Kira-kira siapa ya yang nabrak gue tadi, kesel banget gue." ucap Nayya.

"Udahh gak usah di pikirin lagi, biarin aja dia." ucap Keisha.

Aletta yang sedang memainkan Handphone nya langsung menunjukkan ekspresi kaget.

"Gaiss, minggu depan bakal ada lomba basket, sekolah kita sama SMA Brawijaya." ucap Aletta.

"Hah? kata siapa lo?" tanya Qia. "Dylan." jawab Aletta singkat.

"Wait? SMA Brawijaya?" tanya Keisha meyakinkan.

"Iyaa."

"Shit, males banget kalo sampe ketemu Nathan." ucap Keisha dalam hati.

"Kenapa kei?" tanya Nayya khawatir. "Hah-engga itu sekolahan gue dulu." jawab Keisha.

Nathanael Mahardika. mantan Keisha yang awalnya sangat dia sayangi, yang sekarang menjadi orang yang paling ia benci.

***

SMA Brawijaya.

Tepat saat pulang sekolah dan Keisha baru saja keluar dari perpustakaan. Keisha melihat ada dua insan sedang berciuman seperti sepasang kekasih yang saling mencintai,

Dia Nathanael!

Keisha yang melihatnya merasa di 'khianati' sosok yang dia sayangi, dia percaya, yang bahkan sekarang menjadi sosok yang mengecewakan hatinya.

"Kam-Kamu?" ucap Keisha ke Nathan untuk memergokinya.

"Kei?" Nathan pun menunjukkan muka terkejutnya.

"Kamu jahat! Menjijikan!" Ucap Keisha kecewa, dia benar-benar kecewa saat ini.

"A-aku gak bermaksud nyakitin kamu Kei," ucap Nathan berusaha menenangkan Keisha dengan menyentuh kedua tangan nya. "Aku cuman se-"

"STOP CUKUP! KITA PUTUS, BRENGSEK!" ucap Keisha berontak dan teriak tepat di depan muka Nathan.

"jahat kamu Than." lirih Keisha dalam hati sambil berjalan menuju ke luar sekolah.

Saat kejadian itu, Keisha benar-benar tidak ingin mengenal lagi yang namanya cinta. Bahkan untuk mempercayai laki-laki saja cukup sulit.

"brengsek, benar-benar brengsek!" tangis Keisha yang mulai pecah saat dikamarnya.

sakit sakit sakit, hanya itu yang dia rasakan.

***

Tanpa Keisha sadari, dia menangis lagi. Luka itu terbuka lagi, sangat menyakitkan.

"Hei Kei astaga, lo kenapa?" ucap Aletta yang langsung berpindah duduk di samping Keisha.

Keisha pun langsung tersadar dimana dirinya saat ini, dia langsung menghapus air matanya itu dan tersenyum ke teman-teman nya. "Im fine." ucap Keisha meyakinkan.

Aletta dan Nayya pun saling tatap-tatapan, tidak yakin kalo Keisha baik-baik saja.

"Cuman masa lalu kok," ucap Keisha menambahkan.

Teman-teman nya hanya mengangguk paham. Lalu mereka semua kembali menyantap makanan nya.

"Gue harap gue gak bakal ketemu lo lagi." pinta Keisha dalam hati.

Di ujung sana Allard ternyata memperhatikan perubahan ekspresi Keisha dari tadi, terlihat sangat sedih. Hibur makanya bang wkwkw.

Apa yang dipikirkan oleh gadis itu? pikir Allard. yang tanpa dia sadar, ngapain dia memikirkan Keisha?

$$$

Hayo, jangan lupa Vote dan Comment ya gais, biar semakin semangat lanjutin ceritanya!!♡♡

-all the love,ca.

[pukul 14.44 AM cerita ini diketik]

ALLARD [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang