Part #32 Music Core's

103 12 0
                                        

"Aku akan berusaha mengalahkanmu, Im Jisung. Bagaimana pun caranya"


~Njmn~


Jian melangkahkan kakinya ringan. Wajahnya tersenyum cerah, berjalan dengan santai menuju kelasnya. Saat ini yang dia pikirkan adalah, berterima kasih pada Jisung. Karena namja itu, dia bisa segera diobati empat hari yang lalu. Namun saat tiba di kelas, dia sama sekali tidak melihat keberadaan namja itu.

"Kemana dia?" Batin Jian sambil menolehkan kepalanya ke segala arah, mencari sosok Jisung.

Tiba-tiba, seseorang menepuk punggungnya. Jian langsung menoleh, matanya hanya mendapati keberadaan Boemgyu.

Namja itu mulai berisyarat, "Kau sudah sembuh? Kau baik-baik saja, kan?Bagaimana pendengaranmu?"

Jian tersenyum sambil mengangguk, "Nee. Gwenchana, Appa-ku baru saja memberikan alat pendengaran yang baru."

"Ah! Boemgyu-ssi, apa kau tahu dimana Jisung?" Tanya Jian. Sedangkan Boemgyu hanya mengangkat bahunya sembari menggeleng.

"Yang ku tahu, dia izin tidak masuk hari ini."

Aneh. Begitu pikir Jian. Menurutnya, kenapa Jisung harus tiba-tiba menghilang seperti ini?

"Boemgyu, ayo ikut aku!" Tanpa persetujuan namja itu, Jian sudah menarik lengannya keluar dari kelas.

Yeoja itu berlari secepat mungkin. Menuruni anak tangga pun dia sangat tergesa-gesa, dan Boemgyu hanya bisa mengikuti langkahnya dengan pasrah. Mereka turun ke lantai bawah, menuju sebuah kelas yang tidak terlalu ramai di ujung lorong sebelah timur. Jian pun masuk tanpa permisi, menghampiri dua orang namja lain yang sedang asyik mengobrol.

"Soojoeng, Taejang!" Seru Jian tanpa rasa malu.

Kedua namja yang merasa terpanggil hanya terkejut, dan mereka memandang Jian serta Boemgyu secara bergantian.

"Apa yang kalian lakukan disini?" Soojoeng langsung bertanya.

Boemgyu masih menngatur pernapasannya sambil berisyarat, "Nan molla. Aku hanya mengikuti Jian, sampai kesini."

Soojoeng melihat kearah Jian, "Waeyo?"

"Apa kalian tahu dimana Jisung? Aku mencarinya, ingin berterima kasih." Jian langsung menggebu.

"Aaa~ Jisung tidak masuk ya? Itu karena dia mengikuti kontes Music Core's, hari ini." Jelas Taejang.

Jian mengangkat sebelah alisnya, "Tunggu. Music Core's katamu?"

Taejang mengagguk, "Kontesnya hari ini, dan Jisung bermain piano."

Jian terkejut, "Jisung akan bermain di Music Core's? Itu hebat!"

Boemgyu juga ikut mengangguk bersemangat, dia merasa bangga pada temannya itu. Lalu tiba-tiba, dia teringat sesuatu.

Boemgyu mulai berisyarat dengan kegirangan, "Appa-ku adalah salah satu Jurinya!"

"Apa yang dia bilang?" Tanya Taejang.

"Dia bilang, Appa-nya adalah salah satu Juri disana!" Terjemah Jian ikut senang.

Yang lain terkejut, "Jinja?! Daebak!"

"Nee. Appa-ku adalah seorang musikalis, karena itu dia diajukan sebagai juri Music Core's tahun ini." Jelas Boemgyu, dan Jian ikut menerjemahkan lagi.

Tomorrow - TodayCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang