Wait 'til you're announced.
We've not yet lost all our graces.
The hounds will stay in chains.
Look upon your greatness and she'll send the call out.
Send the call out.
Gadis itu memejamkan mata sembari menikmati alunan lagu Lorde-Team dari iPod pemberian Rean. Ia masih tampak tak mau berusaha mengerti, mengapa benda itu diberikan padanya. Scarlet tak ingin berpikir lagi. Ia hanya mau menikmatinya, paling tidak untuk sekarang. Ia ingin bernapas dengan normal meski air matanya masih mengalir.
Ia adalah perasa yang sensitif. Ia tak pandai menyembunyikan lara dan ia rapuh. Jadi jangan harap ia bisa sekuat yang lain. Scarlet tidak akan bisa. Ia lebih suka berendam dengan lukanya ketimbang menyembunyikannya.
Now bring my boys in, their skin in craters like the moon.
The moon we love like a brother, while he glows through the room.
Dancin' around the lies we tell.
Dancin' around big eyes as well.
Even the comatose, they don't dance and tell,
Ada ratusan lagu di sana. Semuanya suara Rean yang menyanyi dengan penghayatan di tingkat yang tak mampu Scarlet pahami lagi. Gadis itu menggeleng. Semua lagu di sana terasa sesuatu untuknya. Semuanya menyedihkan, namun terasa begitu dekat dan indah. Rasanya ada pesan di balik semuanya. Tapi apa?
We live in cities you'll never see on screen.
Not very pretty, but we sure know how to run things.
Livin' in ruins of a palace within my dreams.
And you know we're on each other's team.
Gadis itu menolak mengerti meski jauh di dalam ia tahu mengapa Rean memberikan ini semua. Lalu gadis itu menemukan sesuatu, urutan judul lagu di sana, ia termenung. Mungkin memang Rean yang mengaturnya. Atau hanya ia yang terlalu berharap hingga merangkai empat belas judul lagu terakhir. Love you Scarlet.
Lust For Life-Lana Del Rey
Ocean eyes-Billie Eilish
Video Games-Lana Del Rey
Entertainer-Zayn
Yellow Flicker Beat-Lorde
One Last Breath-Creed
Untuk Hati Yang Terluka-Isyana Sarasvati
Summertime sadness-Lana Del Rey
Cruel-Snakehips ft. Zayn
Across The Oceans-New Empire
Ragu Semesta-Isyana Sarasvati
Let Me Down Slowly-Alec Bejamin
Everything I wanted-Billie Eilish
Team-Lorde
Sudah berhari-hari gadis itu termenung di salah satu kamar di rumah Adam. Ayahnya ditahan dan masih dalam penyelidikan. Rumahnya di sita. Selama itu pula ia tidak masuk sekolah dan tak mau menemui siapapun termasuk Elshe dan Robin. Ponselnya ia matikan. Selain karena tak mau kerepotan meladeni orang lain ia juga tak mau melihat berita yang tak diinginkan.
Jujur, Scarlet butuh seseorang di sisinya. Tapi apa daya, tidak ada. Ibu masih bergelut dengan sedihnya, sama sepertinya. Ayah masih diperiksa. Om Adam harus bertanggung jawab dengan pasiennya. Violet belum kembali. Ia tidak tahu kapan semuanya akan berakhir. Tapi kemarin ia dengar Rean meninggal. Dan kenyataan itu menghantamnya hingga ke inti.
Scarlet mencoba kembali ke lagu pertama, apakah juga mengatakan sesuatu. Matanya mulai berbinar lagi.
Feel it-Yellow Claw ft. Naaz
It's You-Ali Gatie
Sorai-Nadin Amizah
Tonight-Zayn
Ink-Coldplay
Walau Habis Terang-Peterpan
All You Had To Do Is Stay-Taylor Swift
New Romantic-Taylor Swift
National anthem-Lana Del Rey
A Little Braver-New Empire
KAMU SEDANG MEMBACA
Within
Teen FictionNamanya Scarlett. Dia bukanlah gadis yang akan muncul pertama kali di ingatanmu ketika kau mengenang masa lalu. Bukan yang jadi primadona. Tidak juga tipe yang bikin kamu kesal mengingatnya. Scarlett pendiam, tak memberi kesan apapun sehingga ia ham...
