Jevan Noe Narendra

2.7K 224 19
                                        

Devano tengah sibuk dengan pekerjaannya seperti biasa, kehidupannya selalu tentang pekerjaan jika tidak tentang adiknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Devano tengah sibuk dengan pekerjaannya seperti biasa, kehidupannya selalu tentang pekerjaan jika tidak tentang adiknya. Padahal diusianya yang sudah menginjak kepala tiga ini seharusnya ia sudah mempunyai seseorang yang nantinya harus ia bawa ke pelaminan. Namun Devano tidak pernah memikirkan itu, baginya pekerjaan adalah hidupnya, dan menjaga juga melindungi adiknya adalah suatu kewajiban. Devano tidak pernah bisa membayangkan bagaimana nanti pacarnya akan selalu menuntut dan tidak bisa mengerti bahwa saat ini dan sampai kapan pun adiknya hanya mempunyai Devano.

Saat sedang pusing dengan pekerjaan yang tidak ada beresnya tiba-tiba ponselnya bergetar, sebuah pesan singkat yang berhasil membuatnya segera berlari meninggalkan pekerjaannya.

Den, adek sakit, terus gak mau makan.

Sekitar kurang lebih 15 menit, Devano tiba di sebuah rumah. Rumah itu tidak terlalu besar namun juga tidak terlalu kecil, di depannya terdapat halaman kecil yang dibuat atas permintaan adiknya.

Memasuki rumah itu, Devano mendapati bibi ART yang sedang menunggunya.

"Kok bisa sakit Bi?"

"Kemarin pulang sekolah malem banget den, terus kayaknya kehujanan pulangnya."

Devano mengangguk kemudian segera menuju kamar dimana adiknya sedang tertidur lemas dengan kompresan di dahinya. Devano duduk ditepian kasur, ia menatap sendu adiknya itu. Badannya sangat panas membuat gurat kekhawatiran di wajah Devano semakin jelas. Devano menepuk-nepuk pelan pipinya, membuat si empu mengerang kecil kemudian terbangun.

"Hng? Kakak? Ngapain kesini? Nggak kerja?" Ujarnya sambil mendudukkan diri.

"Harusnya kakak yang nanya! Kenapa kamu bisa sakit Jeno?"

Benar, bukan Sean adik yang kali ini membuat Devano khawatir, tapi adik yang lainnya lagi, Jeno.

Jeno hanya tersenyum menampilkan bulan sabit dimatanya saat kakaknya itu bertanya.

Jeno memang berbeda dengan Sean, Sean itu tipe adik nakal yang sering menjahili kakaknya, Jeno adalah kebalikannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jeno memang berbeda dengan Sean, Sean itu tipe adik nakal yang sering menjahili kakaknya, Jeno adalah kebalikannya. Dia adalah adik yang sangat manis, bertutur kata lembut dan sangat dewasa juga mandiri.

Step Brother (✓)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang