Semoga baper, huhuhu... Perjuangan banget ngetik ini, wkwk.
Happy Reading
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلرَّحْمٰنُۙ
عَلَّمَ الْقُرْاٰنَۗ
خَلَقَ الْاِنْسَانَۙ
عَلَّمَهُ الْبَيَان
اَلشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍۙ
وَّالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ
وَالسَّمَاۤءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيْزَانَۙ
اَلَّا تَطْغَوْا فِى الْمِيْزَانِ
وَاَقِيْمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيْزَانَ
وَالْاَرْضَ وَضَعَهَا لِلْاَنَامِۙ
فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّالنَّخْلُ ذَاتُ الْاَكْمَامِۖ
وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُۚ
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
.....
تَبٰرَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِى الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ
"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINNYA LESTY RAKISYI BINTI RAGA RAKISYI DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI!" ucap Fildan dengan satu tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi? SAH?!"
"SAH!" seketika suasana haru menyelimuti acara pernikahan. Rasa syukur di panjatkan kepada sang Maha Kuasa. Mereka semua terpukau dan terharu dengan mahar yang Fildan berikan pada istrinya, Lesty.
Lantunan surah ar-rahman yang begitu merdu.
Hari ini. Hari yang di tunggu-tunggu oleh semuanya telah tiba. Hari di mana ijab kabul telah terucap oleh mempelai pria, Fildan.
Pernikahan yang di selenggarakan di gedung secara mewah dan besar-besaran. Banyak orang yang menghadiri acara pernikahan Fildan dan Lesty. Banyak yang menyaksikan pelepasan masa lajang seorang pemimpin perusahaan Fazsha.Corp.
Fildan akhirnya bisa bernafas lega setelah membaca Qur'an ar-rahman sebagai mahar dan ijab kabul dengan lancar.
Kini statusnya sudah berbeda. Dan tanggung jawabnya bertambah.
Lesty yang berada di ruangan khusus mempelai wanita merasa terharu ketika Fildan membaca lantunan ayat suci Al-Quran yang sebagai maharnya. Lesty bernafas lega setelah Fildan-sang suami selesai mengucapkan ijab kabul, tidak dapat di pungkiri, tadi ketika Fildan mengucapkan ijab kabul dirinya menahan nafas, ikut merasakan gugup. Kini rasa syukur terus di gumamkan.
Hari ini, hari yang tidak bisa di definisikan, dan tentunya hari yang tidak akan di lupakan.
Tiba-tiba rasa sedih menghampiri diri Lesty, sedih karena di hari pernikahannya kedua orangtuanya sudah tiada. Kedua orangtuanya tidak ikut menyaksikan hari bahagia Lesty.
"Selamat, Les. Selamat!" ucap Mimi senang.
"Kak, jangan nangis" tegur Zilva pelan saat melihat butiran air mata yang membasahi kedua pipinya Lesty.
KAMU SEDANG MEMBACA
cinta MENGAPA gengsi (Completed)
General FictionJudul awal "MENGAPA" "Mengapa harus dia yang aku cintai?" "Mengapa aku bertemu dengan lelaki seperti dia?" --- Pertemuan yang terjadi pada dua insan yang berbeda sifat. Perbedaan itulah, yang membuat mereka merasa saling membutuhkan. Lelaki dengan...
