"Ehem ehem tes a i u e o." Athanasia mengetes suaranya di atas panggung.
"Oke pertama tama saya mengucapkan terima kasih untuk guru guru saya, teman teman saya, dan musuh musuh saya yang selama ini sabar menghadapi saya, akhirnya saya lepas juga dari akademi ini, senang banget."
"Pesan saya kepada para junior adalah sering sering bolos lalu dihukum biar dicap anak jantan."
"Pesan saya kepada teman teman sekalian adalah janganlah kalian ber iri hati karena nilai praktek strategi peperanganku lebih baik dari kalian karena pas ujian kita nyontek bareng, tapi emang dasar takdir ya hehe."
"Dan pesan saya kepada guru guru sekalian adalah saya minta uang pesangon untuk luka luka saya dan check up kewarasan saya ke psikiater, karena makin naik bintang saya kalian makin luar biasa ngehukum saya."
"Pokoknya sekian terima sungkeman."
"Makasih."
Prok prok prok...
Athanasia turun dari panggung, gaun biru malamnya terlihat luar biasa dia bergabung dengan teman temannya yang lain.
"Sampai sekarang aku masih tidak terima saat ujian praktek strategi perang nilai mu lebih baik dari pada aku!" Raphael mengomel kesal.
"Harap maklum bos hehe." Ucap Athanasia.
"Baiklah sekarang pidato dari lulusan terbaik dibidang ilmu ketatanegaraan, Matheo Doric Mehtar silahkan maju kedepan."
Ya hanya yang terbaik dibidangnya yang dipanggil untuk memberikan ucapan ucapan perpisahan, Athanasia tadi dibidang ilmu strategi perang, dan sebelum Athanasia tadi ada Raphael dibidang kepemimpinan negara, lalu Matheo ini dibidang ketatanegaraan.
Matheo dengan bangga maju ke depan dan melihat sekeliling sambil tersenyum.
Pasti ngeliatin Yesenia nih.
-Dimitris.
Makin bucin aja tuh anak.
-Lucas.
Dugaan Dimitris dan Lucas benar, sejak tadi Matheo mencari keberadaam Yesenia yang berjanji hadir malam ini.
"Ehem selamat malam, saya disini mengucapkan banyak banyak terima kasih pada guru guru sekalian yang tidak lelah membimbing kami ke jalan yang banyak belok beloknya."
"Untuk junior kami saya harap kalian tidak mendengarkan ucapan teman saya Athanasia tadi, jika kalian tidak ingin dihukum cambuk 50x dalam sehari."
"Untuk teman teman saya harap kalian tidak akan memutus tali persahabatan kalian karena sekarang bakal jarang sekali bertemu."
"Itu saja terima kasih."
Matheo pergi dari panggung dan mendekati Yesenia sambil tersenyum sumringah, Matheo mengajak Yesenia ketempat teman temannya berada.
"Bucin mulu tuh pikiran, gak sabar malam pertama apa gimana?" Celetuk Athanasia menggoda wajah Yesenia langsung memerah.
"Heh itu mulut makin gak ada adabnya." Ethaniel bersuara.
"Gak tau tuh Atha." Sambung Dimitris. "Woi Lucas! ajarin pacarmu cara bersikap!"
Lucas yang duduk sedari tadi tidak menghiraukan ucapan Dimitris, dia memang pacaran dengan Athanasia sejak setahun yang lalu.
Penasaran yang nembak siapa?
Ya—
Sama sama mereka mah nembaknya gak tau kenapa bisa gitu.
ESTÁS LEYENDO
Different Fate For My Athanasia
FanfictionLee Jihye, wanita muda yang bereinkarnasi sebagai salah satu tokoh di novel yang dia baca sebelum tidur... Dari semua tokoh yang ada di novel itu kenapa malah jadi dirinya? 'Aku harus kabur' 'Mau kabur kemana kau tuan putri?' Kenapa kau... Just fanf...
