Kediaman De Alger:
"Lama banget kayak nungguin siput lomba lari!" Ujar Ethaniel.
"Iya tadi aku hibernasi bentar." Jawab Athanasia.
"Mana ada hibernasi sebentar." Kata Matheo.
"Begonya makin parah." Sambung Raphael.
"Heh bego bego gini nilai praktek strategi aku lebih tinggi dari pada kau!" Jelas Athanasia.
"Sialan, Masih diungkit aja tu aib!" Ucap Raphael kesal.
Ethaniel langsung mengajak Athanasia masuk ke kereta kuda, meninggalkan para kaum adam lainnya, karena yang bisa pergi hanya mereka berdua.
Para kaum adam duduk diruang tamu dengan Dimitris yang sudah siap mengeluarkan bola sihir, sekalian memantau apakah kereta kuda Athanasia dan Ethaniel sampai dengan selamat atau tidak.
Yang lain juga ikut nimbrung, tapi anehnya saat memasuki istana bola sihir Dimitris langsung menggelap.
"Lah kenapa gelap?" Tanya Matheo gusar.
"Kau belinya nyicil ya?" Celetuk Raphael nusuk.
"Enak aja! Ini dibuat bukan dibeli!" Kata Dimitris tidak terima.
"Mungkin karena penghalang sihirnya." Ucap Lucas. "Pastinya istana menghalau segala sihir dari luar."
"Benar juga." Kata Dimitris menimang nimang.
"Kalau gitu kita ngapain?" Tanya Matheo.
"Udahlah, apa yang kita khawatirin dengan mereka yang udah biasa perang." Raphael beranjak lalu pergi.
"Heh mau kemana kau?" Tanya Matheo bingung.
"Latihan."
"Barenglah." Matheo ikut beranjak dari tempat duduknya. "Kalian gak ikut?"
Dimitris dan Lucas saling melihat satu sama lain dan menggeleng mantap.
"Ada hal yang harus kami kerjakan." Dan mereka pun berteleportasi entah kemana.
Disisi lain.
Istana Emerald:
"Kenalin ini ibu pengasuhku Lilian York, dan pengawalku Felix Robain." Ucap Jennette memperkenalkan mereka, Lilian dan Felix menunduk memberi salam.
Udah tau
-Athanasia & Ethaniel
"Tuan dan nona tidak perlu menunduk." Ucap Athanasia melarang. "Kami jarang melakukan hal itu di negara kami."
"Ya kami tidak terbiasa." Lanjut Ethaniel.
"Aku tidak tahu nama kalian berdua?" Ucap Jennette bingung.
"Ah nama saya At—" Athanasia terdiam sebentar. "Athala tuan putri, dan ini kakak saya E-Eros."
Bahaya kalau pake nama asli.
-Athanasia
"Kalau nama keluarga kalian?"
Athanasia terdiam kepalanya berfikir keras, dia menggoyangkan tangan Ethaniel yang sedari tadi diam tanda meminta pertolongan.
"Philorion." Jawab Ethaniel singkat.
"Ah baiklah." Lanjut Jennette.
Mereka menuju taman untuk minum teh bersama, Athanasia sedikit miris karena kudapannya berbahan dasar Almond.
"Ini hidangan kesukaanku." Ucap Jennette senang dia memakai gaun hijau muda dengan permata mewah.
Iya kesukaanmu semua.
-Athanasia
ESTÁS LEYENDO
Different Fate For My Athanasia
FanfictionLee Jihye, wanita muda yang bereinkarnasi sebagai salah satu tokoh di novel yang dia baca sebelum tidur... Dari semua tokoh yang ada di novel itu kenapa malah jadi dirinya? 'Aku harus kabur' 'Mau kabur kemana kau tuan putri?' Kenapa kau... Just fanf...
