Family time

1K 126 4
                                        

Duo Alger sudah bersiap siap sejak tadi untuk pergi bersenang senang bersama Anastasius, mereka mengatakan bahwa hari ini para pelayan tidak perlu belanja ataupun menyiapkan sarapan karena mereka yang akan melakukannya.

Athanasia dan Ethaniel selesai berkemas, memakai baju simpiel dan nyaman lalu mereka pergi ke kamar Anastasius, terlihat Anastasius masih bermimpi indah membuat mereka geram.

Jendelanya dibuka.

Selimut ditarik.

Bantal dirampas.

Tetap saja Anastasius tidak terbangun dari tidurnya akhirnya Ethaniel pergi keluar sebentar meninggalkan Athanasia yang mulai meloncat loncat diatas ranjang Anastasius.

Kebo banget!

"Yah! Bangun yah! Ayah!"

Gila nih orang mati suri apa gimana?

Anastasius tetap dengan tidurnya seperti tidak terjadi apapun Athanasia akhirnya turun dari ranjang Anastasius dan membuka mulutnya untuk berteriak.

"AYAH KEBAKARAN AYAAH! Ayaaahhhh!"

"Woi berisik bego!" Teriak Ethaniel yang datang dari mana membawa handuk basah.

Ethaniel mendekati ranjang dan menaruh handuk basah itu diwajah Anastasius, Athanasia menyatukan kedua tangannya.

"Semoga tenang dialam sana."

"Belom mati!"

Beberapa saat setelah merasakan sensasi dingin akhirnya Anastasius terbangun dari tidurnya, terlihat Athanasia dan Ethaniel sudah berkacak pinggang kesal.

"Apa?"

"Ck kan ayah sudah janji!" Kesal Ethaniel pada ayahnya.

"Janji apa?"

Ethaniel seketika menendang kaki Anastasius kasar, Anastasius meringis kesakitan.

"Ugh memang anak durhaka."

"Ayah yang durhaka dengan anak."

"Lah dimana mana anak yang durhaka sama orang tua, mana ada orang tua yang durhaka sama anak."

"Udah ah ayah cepetan siap siap!" Athanasia mendorong Anastasius menuju kamar mandi.

1 jam kemudian:

"Bibi tepungnya sekilo ya." Pinta Athanasia pada bibi penjual.

Mereka berada dipasar sekarang, dengan pakaian kasual yang tidak mencolok, untuk pertama kalinya mereka belanja ke pasar bersama.

"Ini tepungnya nona cantik."

"Bibi tau aja aku cantik hehe." Ucap Athanasia senang sambil memberikan beberapa koin perak.

Setelah membeli tepung Athanasia mencari Ethaniel dan Anastasius, padahal Athanasia memberikan perintah mudah, membeli mentega dan susu tapi dua ayah-anak itu belum menampakan batang hidungnya sejak tadi.

Athanasia mencari mereka kemana mana sambil membeli beberapa selai dan pengembang rasa, jangan salah Athanasia saat menjadi Lee Jihye sangat ahli dalam membuat kue.

"Ayah, kakak, kok banyak banget belinya?" Athanasia melihat belanjaan yang dipegang Anastasius dan Ethaniel.

"Antisipasi kalau masakanmu gak enak kita masih bisa makan roti gandum ini." Ethaniel menunjuk dua roti gandum didalam belanjaannya. "Ayah juga beli selai roseberry."

"Se gak percaya itukah kalian dengan masakanku?" Tanya Athanasia tidak percaya.

Dua ayah anak itu hanya mengangguk mantap, karena mereka tidak pernah melihat Athanasia memasak atau membuat kue sama sekali.

Different Fate For My AthanasiaHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora