"Nonaaaaaa!! " Panggil Lili keras.
Hari ini Athanasia kembali membuat ulah, Lili sampai kebingungan bagaimana Anastasius bisa tahan mengurusi manusia macam Athanasia.
Pasalnya dari awal tinggal diistana sampai sekarang tuh anak kagak bisa di atur dan selalu buat ulah, mulai dari ngilang tanpa sebab, manjat pohon, manggang daging dikebun belakang, hampir menghanguskan kebun bunga Jennette, berantakin perpustakaan, ngolokin Claude pas lagi ngurusin dokumen negara, sama gak sengaja pecahin 7 guci mahal koleksi Claude diruang harta.
Dan sekarang Athanasia berulah kembali, awalnya dia ingin berenang tapi diistana kagak ada kolam berenang jadi Athanasia malah nyebur ke danau istana, ya warga istana kagetlah, dikira tuh anak udah bosen idup terus nyemplungin diri ke air.
Lili berteriak kencang pasalnya sudah lebih dari 40 menit dan Athanasia tidak timbul ke permukaan, Lili pun segera berlari memberitahu Claude dan Felix.
Mereka shock lalu langsung menuju danau dan terlihat Athanasia udah keluar dari danau dengan sehat dan segar, ternyata tuh anak lagi nyabutin tanaman sihir yang ada didasar danau.
"Bagaimana nona bisa bernafas didalam air? Ini sudah hampir satu jam an dan nona tetap tidak timbul kepermukaan, saya sangat khawatir..." Ucap Lili sedih.
"Jadi tadi tuh aku lagi berenang eh kakiku kelilit tanaman aneh ini, ya udah aku cabutin aja semuanya, dan perihal bernafas didalam air aku memakai sihir." Jelas Athanasia lalu menunjuk tanaman sihir aneh yang baru saja dia cabut.
"No-nona itu tanaman yang ditanam raja terdahulu. " Jelas Felix kikuk.
"Lalu masalahnya apa? " Tanya Athanasia bingung. "Yang menanam saja udah innalillahi, gapapa la. "
"Lagipula kenapa raja itu menanam tanaman pemakan tersebut di danau istana? " Lanjutnya.
Claude tidak berbunyi sedikit pun, setelah seminggu tinggal bersama, Claude mulai terbiasa dengan kelakuan ajaib Athanasia, bahkan dia tidak memikirkan nasib Jennette sama sekali.
Entah kenapa—
Bahkan saat Athanasia hampir menghanguskan kebun bunga milik Jennette di istana, Claude tidak merasa marah.
"Nona—" Lili menjeda kalimatnya. "Bagaimana jika anda mengganti gaun basah itu. "
Athanasia melihat kebawah dan mulai mengeluarkan sihir, dengan cepat tubuh Athanasia menghangat dan gaun serta rambut Athanasia menjadi kering.
"Nah gak perlu ganti kan? " Tanya Athanasia.
Dengan cepat Athanasia mengangkat tanaman pemakan itu menggunakan sihir. "Aku ingin membakarnya dulu, jadi— permisi tuan dan nyonya. "
Athanasia langsung berteleportasi.
.
.
.
.
.
Dua jam kemudian:
Jennette sedang bertanya tanya kepada Alisha tentang kehidupan 'keluarganya' sebelum datang ke Obelia.
Alisha itu tipe yang bosanan jadi dia kesal karena Jennette terus saja bertanya.
"Apakah saudara dan saudariku menyukai puding? "
"Ya."
"Apa keluargaku suka dengan acara minum teh?"
"Tidak terlalu. "
"Apa yang mereka sering berjalan jalan bersama?"
"Lumayan. "
Jennette mulai berpikir bahwa keluarganya jarang menghabiskan waktu bersama, karena itulah saat bertemu mereka bertiga sangat dekat.
Padahal aslinya emang sifat mereka pecicilan begitu:)
ESTÁS LEYENDO
Different Fate For My Athanasia
FanfictionLee Jihye, wanita muda yang bereinkarnasi sebagai salah satu tokoh di novel yang dia baca sebelum tidur... Dari semua tokoh yang ada di novel itu kenapa malah jadi dirinya? 'Aku harus kabur' 'Mau kabur kemana kau tuan putri?' Kenapa kau... Just fanf...
