Ragini dan Sanskar memasuki rumah keluarga Sanskar dengan ritual pengantin baru. Setelah itu Sanskar dan Ragini ke kamar mereka yang sudah dihias dengan bunga.
"Kenapa kau memaksaku untuk menikah denganmu Sanskar. Aku tak menginginkan ini semua karena kau hanya mencintai Swara dan Swara juga mencintaimu. Lebih baik aku menikah saja dengan Laks daripada dengan mu. Sekarang aku, kau, Laks dan Swara terluka karena hubungan ini," kata Ragini kesal.
"Hentikan semua omong kosongmu itu Ragini. Aku berjanji akan belajar mencintaimu dan aku juga akan setia padamu," kata Sanskar.
"Kau pikir aku bahagia dengan pernikahan ini. Aku tidak bahagia Sanskar karena aku sudah tau kalau Swara itu mencintaimu. Aku hanya penghalang untuk hubungan kalian berdua. Sanskar berapa kali aku harus menjelaskan padamu kalau Swara itu mencintaimu," kata Ragini.
"Swara tidak mencintaiku Ragini dan aku tegaskan lagi padamu kalau aku tak mau mendengar kan apapun tentang Swara," tegas Sanskar.
"Tapi Sanskar....." kata Ragini terpotong.
"Ragini aku sudah lelah dan aku mau tidur," kata Sanskar lalu mengambil bantal dan tidur
"Bagaimana caranya agar kau tau kalau Swara itu mencintaimu Sanskar? Kenapa kau keras kepala sekali? Aku tak ingin menjadi penghalang dihubungan kalian berdua. Tapi kau memaksaku untuk tetap menikah denganmu walaupun aku sudah berusaha untuk menggagalkannya. Aku memang mencintaimu Sanskar, tapi aku tak mau melihatmu terpaksa menikah denganku demi untuk melupakan Swara. Sekarang aku akan merencanakan sesuatu untuk menyatukan kalian berdua," batin Ragini menatap Sanskar.
Ragini lalu mengambil selimut dan menyelimuti Sanskar. Ragini melepaskan semua perhiasan lalu dia mengganti bajunya. Setelah itu Ragini tidur diranjang.
Keesokan harinya, Sanskar bangun dan melihat ke arah ranjang tapi Ragini sudah tidak ada disana. Sanskar lalu mandi setelah selesai dia lalu memakai pakaian. Dia melihat ke arah meja dan ada teh disana.
"Ini pasti Ragini yang membuat nya tapi sekarang dia ada dimana," kata Sanskar lalu meminum teh buatan Ragini.
Ragini sudah selesai memasak di dapur lalu dia dan pelayan menyajikannya di ruang makan. Ragini lalu menyuruh pelayan untuk memanggil semua orang. Semua orang datang dan duduk. Ragini duduk disebelah Sanskar.
"Ragini apa kau yang menyiapkan semua ini?"bisik Sanskar.
" Iya karena ini tugasku sebagai seorang istri dan juga sebuah tradisi,"bisik Ragini.
"Ragini di dalam rumah ini kan ada pelayan dia biasa membuat makanan. Jadi tradisi itu tak akan berfungsi di rumah ini," bisik Sanskar.
"Sudah kau diam saja. Lebih baik kita makan saja," bisik Ragini.
"Baiklah," bisik Sanskar.
"Kalian berdua sudah selesai saling berbisik atau belum. Jika belum lanjutkan saja sampai selesai. Setelah itu kita makan," kata Ram yang dari tadi memperhatikan Ragini dan Sanskar.
"Sudah Ayah, kita makan sekarang karena ini masakan buatan Ragini," kata Sanskar.
"Apa ini benar masakanmu Ragini?" tanya Ram.
"Iya Paman," kata Ragini.
"Jangan panggil Paman karena orang tua Sanskar juga orang tuamu Ragini," kata Ram.
"Iya Ragini. Aku bahagia punya menantu seperti mu," kata Sujata.
"Apa kita mau terus ngobrol? Aku ini sudah lapar Ayah," kata Sanskar.
Mereka semua makan dan memuji masakan Ragini yang enak. Setelah makan, Ram menyuruh Ragini dan Sanskar menghabiskan waktu di luar dan mereka berdua setuju.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEORANG SAHABAT [TAMAT]
FanficSanskar Maheswari mencintai sahabat nya sendiri dia adalah Swara Gadodia. Tapi Swara hanya menganggap Sanskar sebagai sahabat. Sanskar juga tau itu dan dia memendam rasa cintanya pada Swara. Akankah Sanskar mengungkapkan rasa cintanya? Atau Swara m...
![CINTA SEORANG SAHABAT [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/231826769-64-k854359.jpg)