3. Be Natural

449 52 10
                                        

또 다른 나의 모습을
찾을 수 있는 오직 한 사람

You’re the only person
Where I can find another me

-Red Velvet's Be Natural-

*****

Bunyi klotak antara heels dan ubin lorong apartemen terdengar merdu. Dress putih di atas lutut serta tas tangan di genggamannya membuat Yeri tampak seperti wanita pekerja yang juga anggun secara bersamaan pagi ini.

Senyumnya muncul saat ia berpapasan dengan orang orang yang mungkin merupakan tetangganya. Ya, senyum ramahnya itu setidaknya bertahan sampai ia berhenti di ujung lorong untuk melihat seseorang yang tersenyum mengejek padanya dalam lift.

"Untuk apa kau tersenyum seperti itu padaku?!" tanyanya kesal pada pria bergigi kelinci dalam lift itu.

Pria tersebut mencibir pada perubahan sikap Yeri. Bahunya tergerak menyenggol bahu Yeri berkali kali.

"Kenapa kau tidak tersenyum seperti pada orang orang tadi padaku, hah?" tanyanya membuat Yeri risih.

Yeri memutarkan bola matanya malas. Kakinya bergeser sedikit, agar bisa mengambil ponsel dalam tas tak terlalu besarnya.

"Untuk apa aku harus tersenyum padamu. Setiap hari bertemu kau selalu menyebalkan." kata Yeri seraya menempelkan ponselnya pada telinganya.

Kemudian si menyebalkan yang Yeri maksud itu tersenyum.. Aneh dimata Yeri. "Ooh, apa kau mungkin mau aku menemuimu setiap jam? Apa kau serindu itu pada--"

"Diamlah oppa. Aku sedang berbicara dengan uri eomma." sela Yeri bersamaan dengan ponselnya yang sudah terhubung.

Si gigi kelinci itu mengatupkan bibirnya rapat rapat. Senyum senangnya tak bisa ia sembunyikan saat baru saja mendengar Yeri memanggilnya 'oppa'.

"Ya, setidaknya kau masih mau memanggilku oppa." bisiknya terdengar menyebalkan di telinga Yeri.

Yeri dengan cepat menjauhkan ponselnya dan menutup bagian speaker dengan tangannya.

"Yak! Lee Jungkook! Berhentilah berbicara atau aku tidak akan menyapamu karena membuat uri eomma salah paham." marahnya tanpa keluar suara.

Pria yang Yeri panggil Jungkook itu segera tersenyum lebar. Ia sedikit menjauh dari Yeri. Tangannya terangkat setinggi dada, ibu jari dan telunjuknya bersatu membentuk huruf O dengan kepalanya yang mengangguk patuh.

Yeri hanya menatap Jungkook kesal dengan ujung matanya. Memang semenyebalkan itu pria bernama lengkap Lee Jungkook itu di mata Yeri.

Sejauh ingatan Yeri. Jungkook menyebalkan dari awal mereka bertemu. Entah dari berapa tahun yang lalu.

Saat Yeri yang hendak tertidur karena lelah, tiba tiba mendengar bunyi seseorang menekan pin rumahnya dengan asal, dan salah berkali kali. Kala itu Yeri sudah siap dengan payung digenggamannya untuk memukul orang di depan sana kalau benar maling seperti yang ia duga.

"Nona, tolong buka pintunya. Ini mungkin saudaramu. Kasihan ini dia sudah tidak sadarkan diri disini."

Karena saat itu Jungkook mungkin membuat rusuh diluar, membuat tetangga Yeri juga ikut keluar dan membantu. Namun, sialnya Yeri yang terkena imbas kala itu.

Unrequited, Jaeri (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang