Kai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku benci kenyataan itu, tapi itulah kenyataan nya. Kenyataan bahwa aku hanyalah boneka yang dipakai oleh raja" ucap Jieun sambil mengeluarkan sebuah belati yang disarangkan nya hanbok nya. Wanita itu berjalan mendekat ke arah Minhyung sambil menodongkan belatinya.
"Cih dasar lemah, jika kau memang bertarung maka bertarung lah tanpa senjata. Kau mau membunuh ku? Silahkan, cabut nyawaku. Tapi jangan sekali sekali kau berani menyentuh milik ku, kepunyaan ku apalagi jika kau berani menyakiti" balas Minhyung tajam.
"KAU MEMANG TIDAK TAU DIUNTUNG KIM MINHYUNG. LEBIH BAIK KAU MATI SAJA SANA KE NERAKA" teriak Jieun histeris, ia berjalan cepat ke arah Minhyung dengan mata belati yang mengarah tepat ke pangeran muda itu.
"Kau menolak menerima kenyataan bahwa kau bodoh bukan? Tidak hanya bodoh, tetapi nyatanya kau juga lemah. Pada nyatanya hidup tidak hanya tentang kekayaan dan harta" semrot Minhyung tanpa ampun pada Jieun, tentu saja membuat wanita itu semakin geram bukan kepalang
"AKAN KUBUNUH KAU" teriak Jieun sambil menusukan pisau itu ke dada Minhyung. Minhyung memilih untuk pasrah dan menutup matanya, namun ia tidak kunjung merasakan apapun di tubuhnya, bahkan ia merasa masih baik baik saja.
Minhyung membuka matanya perlahan dan betapa terkejutnya ia ketika melihat renjun yang terduduk di lantai dengan bersimbah darah. Dibelakang gadis itu, ada Jieun yang terlihat pucat pasi dengan tangan yang berdarah.
"RENJUN" teriak Minhyung sambil menghampiri adik tirinya itu. Gadis itu tersenyum kecil sebelum memuntahkan darah dari bibir mungilnya. Tangan nya menggapai-gapai di udara, seolah memanggil keduanya mendekat.
"A.....aku......ti.....tidak ap....apa......aku..... ber....bersyukur.......bi....bisa....melin........dungimu.......dan.........aku.......sungguh...ber....har....ap......ibu....bisa..ber..... tobat"ucapnya dengan terbata bata, berusaha untuk menyelesaikan kalimat terakhirnya sebelum akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir nya untuk selama lamanya.
Pada akhirnya Renjun yang memilih untuk pergi.............
Meninggalkan dunia untuk selama lamanya............
Demi menebus segala kesalahan yang ibunya lakukan. Setidaknya yang terbesit dipikiran nya hanyalah satu, jika ia memang tidak bisa membuat ibunya sadar akan segala kejahatan nya maka ia lah yang harus menyerahkan dirinya menghadap Tuhan, dan merelakan nyawanya agar tidak ada lagi nyawa yang akan pergi setelah ini.
...........
"Chan, aku memilih untuk pergi" Baekhyun menatap mata Chanyeol dengan tatapan yang sarat akan kesedihan. Manik indah wanita cantik itu kini tidak lagi berbinar binar dengan indahnya layaknya kristal. Sekarang manik itu dipenuhi dengan kristal bening yang siap untuk turun dan mengucur kapan saja.