"Jika saja ini bukan hanya sekedar sebuah rencana. Aku harap Kai eonnie benar benar berhasil membuat Sehun oppa terpesona dan jatuh cinta." Ucap Jeno.
Ia kini sedang berjalan kembali ke arah istana, lagipula tidak ada yang bisa dilakukan olehnya. Tugasnya adalah menjalankan rencana Kai, dan kini ia harus membiarkan keduanya bersama.
Flashback on
" Eonnie harus membuat Sehun oppa jatuh cinta dan tergila gila pada mu. Agar dia tidak lagi memikirkan rencana untuk menghancurkan Joseon. Jika itu terjadi kan bisa gawat" Jeno berbisik kepada Kai.
Kai menggangukan kepalanya mendengar ucapan Jeno. Ucapan nya itu benar, dia harus berhasil meyakinkan hati Sehun.
Jika dia sudah terpikat maka tidak akan sulit membuatnya tunduk. Tetapi apaa
kah dia bisa?
Dia sendiri bahkan bimbang akan perasaan nya pada Sehun. Ia merasa jatuh cinta kepada Sehun namun hatinya juga ragu.
"Jeno ya, aku bahkan masih ragu dengan perasaan ku. Apa aku juga berada di posisi yang sama dengan nya?. Aku juga merasa ragu dengan perasaan ku pada Sehun. Aku tidak tau apa aku suka padanya kah atau aku mencintainya kah?" Kai menatap Jeno dengan ragu.
"Eonnie jangan khawatir. Sehun oppa mencintai mu, dia hanya masih terlalu bodoh untuk menyadarinya. Aku rasa jika eonnie membuka hati mu untuk nya, dia bisa menyadari perasaan mu yang sesungguhnya."
"Aku yakin jika eonnie mendekati Sehun oppa pelan pelan. Dia akan jatuh cinta pada eonnie. Eonnie tidak ingin kerajaan Joseon hancur bukan?. Maka dengan cara inilah eonnie bisa membantu Joseon" lanjut Jeno
"Benar juga, aku setuju. Terimakasih atas idemu Jeno. Kita harus menyusun rencana mulai sekarang" balas Kai setuju.
Flashback off
..........
"Jeno" panggil Minhyung. Jeno pun memalingkan wajahnya ke arah sumber suara . Minhyung lalu menghampiri Jeno dengan ragu ragu, wajahnya bahkan memerah.
Jeno memiringkan wajahnya, menatap Minhyung dengan bingung. Kenapa wajah laki laki itu memerah?. Apa dia mabuk di siang hari yang terik seperti ini?.
"A..ak..aku ingin memberikan sesuatu pada mu" ucapnya dengan malu.
Jeno tersenyum tipis, kenapa Minhyung bersemu merah seperti ini hanya untuk memberikan sesuatu padanya?.
Minhyung lalu mengeluarkan sebuah kalung berbandul bulan sabit di jarinya, tepat di depan muka sang pujaan hati.
"Lee Jeno, maukah kau menjadi kekasih ku?" Tanya nya, ia lalu menatap lekat ke manik bulan sabit Jeno.
Ia melihat manik gadis itu melebar, seperti tidak percaya akan perkataan nya itu. Minhyung menatap Jeno serius, ia ingin gadis itu mengetahui ia tidak main main dengan perkataan nya itu.
"Aku mau" balas Jeno, ia lalu membalas tatapan sang pangeran Joseon.
"Yes" seru Minhyung, ia lalu memakaikan kalung berbandul bulan sabit tersebut ke leher gadis yang kini berstatus kekasihnya.
"Kau tau kenapa aku memberikan mu kalung bulan sabit?"tanya Minhyung. Ia menyenderkan kepalanya di bahu Jeno.
Jeno menggeleng pelan, mana mengerti ia dengan semua itu. Dia dapat merasakan tangan Minhyung mengelus surai hitam legamnya lembut.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Past Is My Destiny
FantasyKai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
