To destiny

937 98 5
                                        


Seorang gadis berjalan keluar dari bandara Incheon ,mencari keberadaan seseorang.

"Apa kau mencariku?" Seorang perempuan berjalan kearahnya sambil merentangkan tangan nya lebar.

"Aku merindukan mu ,ibu" ucapnya sambil berlari ke arah wanita paruh baya yang masih tampak awet muda itu lalu membalas pelukan nya erat.

"Apa kau siap menjalani harimu di Korea? Aku rasa kau sudah terbiasa dengan kehidupan mu di Jepang bersama dengan ayah mu ,Kai" ucap sang ibu lalu mengandeng sang putri menuju parkiran mobil.

"Tentu saja aku siap ,lagipula kan ada mommy bersama ku" balas sang gadis yang bernama Kaira Tanaka ,ia lalu mengerucutkan bibirnya.

"Aku merindukan putri ku yang sangat cantik ini. Semakin lama kau semakin cantik dan dewasa ,sayang"

"Ah mommyyyyyyyy"serunya malu

Sang ibu duduk di kursi kemudi lalu menjalankan mobilnya meninggalkan Bandara Incheon

---------

"Besok kau akan mulai bersekolah di sekolah baru mu. Tidur lah lebih cepat putriku"

Sang ibu memeluk Kai yang sedang membereskan baju bajunya ke koper.

"Aku akan tidur setelah ini mom. Aku menyayangi mu" ucapnya kemudian ia melanjutkan membereskan pakaian nya ke koper.

"Mommy yang akan melanjutkan nya sayang. Sekarang sudah larut, tidur lah" Kai baru saja akan membantah namun sang ibu sudah menarik nya berdiri dan mendorongnya ke kamar.

"Good night sayang" serunya lalu mengunci Kai kedalam kamar.

.......

Seoul International High School

"Aku akan menjemputmu nanti sore,Kaira. Semoga hari mu menyenangkan" ucap sang ibu lalu mengecup kening Kai.

"Tentu ibu ,sampai jumpa" Ia melambaikan tangannya kepada sang ibu sambil tersenyum lalu melangkah masuk ke gedung sekolah barunya itu.

"Wow ,sekolah ini sangat luas. Aku bahkan bisa bisa tersesat disini" ucapnya   kagum.

Ia lalu secara tidak sengaja melihat sebuah peta sekolah yang ditempel di papan mading sekolah. Ia lalu mengamati peta tersebut dan mengikuti arah peta tersebut menuju ruang guru.

"Apa yang kamu lakukan disini? Apa kamu siswi baru?"tanya seorang guru yang menghalangi jalannya masuk ke ruang guru.

"Iya ,saya adalah murid baru disini " jawab kai pada guru tersebut. Lalu ia menuntun nya ke meja salah satu guru yang berada di paling pojok.

"Aku adalah wali kelas mu, nama ku adalah Kim Heechul. Kau Kaira Tanaka murid pindahan dari Jepang bukan?" Tanya guru yang bernama Heechul tersebut.

Kai tersenyum lalu menghanguskan kepalanya .

"Ikut aku. Aku akan mengajak mu berkeliling sebentar selama bel pelajaran  pertama belum berbunyi"

Kai mengikuti langkah Heechul yang membawanya mengitari satu sekolah yang sangat luas dan besar dan menjelaskan nya secara detail satu per satu. Ketika Heechul akan membawanya menuju lantai lima sekolah ,bel pelajaran pertama berbunyi.

"Bel telah berbunyi. Ayo kita pergi ke kelas " ucapnya

"Baik pak" balasnya lalu ia mengikuti langkah guru tersebut yang membawanya menuju lantai tiga dimana ruang kelasnya berada, 11A

"Murid-murid,hari ini kalian kedatangan murid baru. Silahkan perkenalkan dirimu"

"Halo semuanya. Nama saya Kaira Tanaka ,saya berasal dari Jepang . Saya harap kita bisa berteman baik" ucapnya sambil tersenyum di depan kelas.

Heechul lalu mempersilakan nya duduk di bangku yang kosong lalu memulai pelajaran pada pagi hari itu.

........

Pulang sekolah

"Aku tadi belum sempat naik ke lantai 5. Lagipula hari ini aku pulang lebih cepat karena jam kosong. Aku lebih baik berkeliling saja dan naik ke lantai lima" monolog nya pada dirinya sendiri

Sekarang Kai berjalan di lorong sekolah nya yang kosong. Sekolah dibubarkan lebih cepat dan ia merutuki dirinya sendiri yang ketiduran selama bel pulang berbunyi.

Tapi karena ia sibuk melamun dan tidak fokus dalam berjalan , tanpa sengaja ia menabrak seorang laki laki yang berjalan dari arah yang berlawanan.

Ia menatap langsung ke mata tajam nan sipit milik pemuda itu ,pemuda itu sangat tampan ,memiliki kulit putih pucat dan juga bibir yang tipis ,tetapi aura yang keluar dari tubuh laki laki itu sangat dingin dan seperti tidak tersentuh.

Ia lalu menggelengkan kepalanya ,tersadar dari dunia nya. Ia lalu meminta maaf kepada laki laki itu karena tidak sengaja menabrak nya

Namun yang ia dapatkan hanyalah dengusan kasar dari pemuda itu . Bahkan pemuda itu tidak menatap nya lagi sedikit pun

'Heol'

Akhirnya ia memilih untuk meneruskan langkahnya menuju rooftop tanpa memikirkan perbuatan pemuda itu tadi.

Ia lalu membuka pagar yang menutup akses menuju rooftop sekolah. Ia berdecak kagum melihat pemandangan langit menjelang sore yang tersuguh di depan matanya.

Tanpa berpikir panjang ,ia berjalan menuju pagar sandaran. Namun satu yang ia tidak sadari ketika sedang mengagumi pemandangan tersebut.

Salah satu baut yang ada di pagar tersebut terlepas dan ketika ia menyandarkan tubuh nya ke arah pagar tersebut, tubuh nya ikut terhempas jatuh kebawah dari lantai lima sekolahnya.

"AAAAAAAAAAAAAA"

" I don't want to die now" ucapnya, ia mengeluarkan setetes air mata ketika tubuhnya tengah melayang di udara dan akan jatuh ke tanah

TBC

The Past Is My DestinyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang