"Aku merindukan mu, Yeji. Kenapa kau pergi begitu cepat? Kau meninggalkanku, dan anak-anak?" Raja Soohyun mengelus bingkai foto mending ratu. Ia meraih bingkai foto itu ke dalam pelukan nya dan menangis. Minhyung yang secara tidak sengaja melihat ayahnya menangis itu pun terperangah.
Ia tidak menyangka dibalik sifat otoriter sang ayah, Soohyun memiliki sisi yang seperti ini. Karena ayahnya nyaris tidak pernah menunjukkan emosi nya didepan orang lain, didepan para menteri, maupun dengan anak-anaknya. Sang raja selalu mengendalikan emosi nya dengan sangat baik
Minhyung tidak menyangkal bahwa ayahnya adalah sosok raja yang bijaksana dan sangat baik dalam mengatur Joseon. Namun Soohyun merupakan sosok yang menyeramkan untuk nya, Chanyeol, maupun Kai. Karena Soohyun mendidik mereka dengan ketat sendari kecil untuk mengajarkan sifat sebagai putra-putri raja yang tangguh dan siap untuk menjadi penerus Joseon.
"Kau menyuruhku untuk kembali menikah jika kau pergi. Namun kau tidak pernah berkata kepada ku tentang penyakit mu ini. Kau menyembunyikan dengan baik tentang penyakit mu, bahkan hingga kau menghembuskan nafas terakhir. Mengapa Yeji?" Soohyun terisak pelan dan membuat Minhyung merasa sedih.
"Ayah dan ibu menikah karena berlandaskan cinta dan perjodohan. Namun kenapa nenek lampir itu hadir di tengah keluarga sempurna kita?" Tanya Minhyung kepada sang ayah dengan tatapan bingung.
Sang raja kaget mendengar suara putra tengah nya itu, ia dengan cepat menghapus air matanya. "Kumohon ayah, jangan sembunyikan hal apapun dari ku. Aku kan putra ayahanda raja, kenapa anda mesti takut menceritakan nya kepada saja? Saya kan tidak mungkin menyebarkan hal buruk tentang keluarga saya sendiri" Minhyung menghampiri ayahnya dan mengelus pundak sang raja pelan.
Salah satu tindakan berani yang dilakukan oleh dirinya, karena seumur-umur hidupnya Minhyung tidak pernah dekat dengan sang ayah ataupun melakukan sentuhan fisik seperti saat ini. Bukan nya Minhyung tidak menginginkan hubungan selayaknya ayah dan anak. Namun raja seperti membangun batas diantara mereka dan itulah yang membuat Minhyung merasa jauh.
"Kau akan percaya pada ayah bukan?" Tanya Soohyun dengan ragu, ia merasa sudah menyakiti perasaan anak anaknya dengan keputusan nya untuk menikah kembali. Ia terlihat dingin dan sangar di luar, namun sebenarnya sang raja memiliki sisi yang rapuh. Tidak banyak orang mengetahui sifat asli sang raja, kecuali mendiang ratu Yeji sendiri.
Minhyung menggangukan kepalanya dengan mantap, walaupun ayahnya sering sekali memberikan hukuman kepada dirinya tapi ia tahu bahwa Soohyun adalah sosok ayah yang baik, hanya saja ia terlalu bersikap tidak peduli untuk menyembunyikan perasaan sayangnya itu.
"Ayah dan ibumu menikah 23 tahun yang lalu karena perjodohan. Kakek mu lah yang mengaturnya, awalnya ayah memang tidak setuju karena kami tidak saling mengenal. Namun sikap lemah lembut dan perhatian yang ibumu berikan kepada ku, membuat aku merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya." Soohyun memulai ceritanya
Ia membawa putra tengah nya itu untuk masuk ke ruangan yang lebih tersembunyi agar tidak ada satu orang pun yang bisa mendengarkan pembicaraan mereka.
"Kami menikah dengan berlandaskan cinta, dan kalian hadir di tengah kami berdua karena adanya cinta" lanjut Soohyun, ia mengeluarkan semua yang telah ia sembunyikan sendiri selama berpuluh puluh tahun hidupnya.
"Ayah merasa bersalah kepada kalian, karena selama ini ayah selalu bersikap keras kepada kalian. Ayah bisa memimpin Joseon dengan baik, namun tidak dengan keluarga ayah sendiri. Maafkan ayah mu yang bodoh ini, Minhyung-ie" Soohyun merentangkan tangan nya lebar, dan dibalas dengan pelukan hangat oleh Minhyung.
"Aku bahkan tidak pernah merawat kalian seperti ini. Putra ku ini sudah tumbuh dewasa, aku belum siap jika nanti nya kau sudah menikah dengan orang yang kau cintai"
"Ayah selalu punya aku, Chanyeol Hyung dan juga kai. Ayah harus tau kalau ayah tidak pernah sendiri" balas Minhyung sambil menahan tangisnya.
Ia sendari dulu berharap bahwa ia bisa dekat dengan ayah kandungnya sendiri, dan semuanya baru terjadi disaat 18 tahun hidup nya
"Ayah menikah dengan Jieun karena permintaan ibumu. Ibumu menginginkan agar ayahanda menikah lagi. Dan tentang jieun, dan kedua anaknya itu adalah salah satu kesalahan ayah. Itu semua adalah kesalahan ayah yang hampir menduakan ibumu. Padahal ayah telah bersumpah kepada ibumu bahwa ayah hanya akan mempunyai satu orang istri dan hanya memberikan cinta ku kepada nya." Soohyun mengeluarkan semua unek-uneknya di hadapan Minhyung .
"Luhan dan Renjun hadir ketika aku melakukan kesalahan itu. Apa kau akan memaafkan ayah, atas apa yang telah ayah lakukan kepada ibumu, maupun saudara-saudara mu. Aku merasa menyesal pun sudah terlambat, karena Yeji telah pergi untuk selama-lamanya. Kenapa aku biarkan semua ini terjadi?" Soohyun tidak lagi dapat menahan tangisnya, wajah kecewa Yeji terbayang-bayang di pikiran nya.
"Ayah sudah menyadari kesalahan yang telah anda perbuat. Lagipula semuanya sudah terjadi, maka tidak perlu lagi ada yang disesalkan" balas Minhyung menenangkan sang ayah.
"Aku masih harus mempersiapkan Chanyeol menuju tahta tertinggi Joseon, dan karena wasiat ibumu untuk aku menikah lagi. Aku harus bertanggung jawab atas anak ku dari Jieun. Maafkan keputusan sepihak yang ayah buat tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan kalian" Soohyun berucap demikian untuk memberikan pengertian kepada Minhyung.
"Ayah menyayangi mu, Minhyung. Karena itulah ayah menjaga mu dari segala tindakan ceroboh mu, dan aku juga tidak akan menjodohkan mu karena semuanya berada di tangan mu. Semua adalah keputusan mu untuk memilih siapa istrimu nantinya" Minhyung mendongak menatap ayahnya kali ini, ia lalu memutar matanya malas.
Kenapa ayahnya tidak memberitahu nya sejak dulu tentang ini? Maka semua kejadian yang menimpa Jeno tidak akan terjadi, dan dia juga tidak harus kehilangan gadis yang ia cintai.
"Ayah, aku mencintai Jeno. Dan alasan kenapa dia kabur dari pertunangan nya dengan Jaemin adalah karena diriku. Akulah yang membuat nya hampir celaka" Minhyung menatap Soohyun dengan nafas yang tercekat.
TBC
Hollaaa semuanya !
Ada yang kangen sama cerita ini?
Maap aku jarang up, karena aku lagi sibuk, maklum masih siswi sma aku tuh
Aku ngak nyangka banget udah 3 tahun ngetik cerita di wattpad ini, sejak ngetik your name.
Pas masih bocah dan cara penulisan aku masih amburadul.
Boleh vote and comment nya kawan"
Thank you udah baca cerita aku
See yaaa
KAMU SEDANG MEMBACA
The Past Is My Destiny
FantasyKai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
