Son Arrivée

163 24 12
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


.
.
.




Hari ini adalah hari yang paling ditunggu tunggu oleh seluruh rakyat Joseon, dimana mereka akan memiliki raja dan ratu yang baru. Ah itu artinya Raja Soohyun telah memilih untuk pensiun dari tahtanya dan memberikan posisi tertinggi kerajaan pada putra satu satunya, Minhyung.




Sulit dipercaya, namun kenyataan memang selalu mengejutkan dan mempermainkan kita. Tidak ada yang menyangka bahwa anak tengah dari matahari joseon itulah yang berhak atas tahta kerajaan.




"Akan ada yang pergi lagi setelah ini? Kenapa setiap kali ada kabar bahagia maka selalu diikuti dengan sesuatu yang buruk" ujar jeno dengan wajah tanpa ekspresi nya.




"Kau tidak perlu mengurusi hal seperti itu, lagipula kau sekarang adalah manusia biasa" tiba-tiba seorang malaikat muncul di sebelah nya dengan sebatang mawar.




"Apa tugas mu untuk mencabut nyawa? Aku tidak menyangka malaikat dengan strata tertinggi sepertimu mau datang seperti ini kepada seorang manusia biasa" sindir jeno.




"Tentu saja kau bukan hanya sekedar manusia, dasar bodoh. Dan catat, aku tidak mendapatkan tugas rendahan untuk mencabut nyawa seseorang dan membawanya ke akhirat" balas malaikat itu.





"Jangan buat perhitungan dengan ku, aku sudah lelah akan hidup ini. Semua kesalahan yang kulakukan beratus-ratus tahun lalu sudah kubayar dengan tugas-tugas ku, dan maaf membuatmu menjalani hukuman sebagai spirit" untuk yang kali ini, jeno berkata dengan tulus pada lawan bicaranya.




"Eit bagaimana tiba-tiba kau bisa mengatakan lelah? Kau sudah menjalani kehidupan dan reinkarnasi berkali-kali akibat kelalaian mu itu, dan karena cinta terlarang yang kau rajut dengan Mark" ujarnya dengan suara rendah di akhir kalimat.




"Kau seperti nya sengaja mengejek kisah ku yang berakhir tragis" kekeh jeno, ia berdiri menuju kasur dan melihat sebuah ukiran yang diberikan oleh Pangeran Minhyung padanya.




Seakan tau apa yang ada di benak Jeno saat ini, malaikat itu pun membuka suaranya. "Sebanyak apapun reinkarnasi yang dijalani nya, dia selalu berakhir dengan pilu seperti yang kau katakan. Dan alasan itu adalah dirimu, karena ketidakhadiran mu di hidupnya membuat kisahnya hancur"




"Walaupun dia bukan Angelice Mark, tetapi dia tetaplah mark mu bukan? Takdirmu yang telah diberikan Tuhan, maka selama dia itu Angelice Mark, Mark Lee, ataupun pangeran Kim Minhyung itu bukanlah sebuah masalah besar bagimu karena nyatanya mereka adalah orang yang sama" lanjutnya.




"Mereka tidak sama, tidak pernah sama. Hanya rupa mereka saja yang persis, tetapi tidak ada kisah yang sama diantara ketiganya, kecuali dibagian akhir yang selalu berakhir dengan tragis. Kebersamaan ku dengan dua sosok sebelum reinkarnasi kini membuatku trauma dan bertanya-tanya, apakah kali ini pun akan berakhir sama seperti sebelum sebelumnya" tanya nya diakhiri dengan tawa, sebuah tawa yang memiliki makna lain.




The Past Is My DestinyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang