Kai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
"Apa kau rasa kematian Baekhyun nunna adalah sesuatu yang wajar? Aku rasa itu bukan suatu hal yang bisa dikatakan biasa" Minhyung mengutarakan pendapatnya pada Sehun.
"Apa maksudmu yang mulia? Jelas jelas ia bunuh diri di danau istana tadi malam" Sehun membalas dengan kesal.
Minhyung terdiam sejenak setelah mendengar penuturan lelaki yang lebih tua dari nya, lalu menunjukan smirknya ke arah Sehun setelah menyadari Gagat Sehun yang terasa aneh di pandangan nya.
"Bagaimana Hyung bisa tau Baekhyun nunna bunuh diri tadi malam? Bahkan disaat semua orang terlelap, wah Hyung bagaimana bisa mengetahui itu?" Tanya Minhyung penuh selidik.
"Aku terbangun tadi malam dan melihatnya menusukan kondenya ke arah dada beberapa kali sebelum menghembuskan nafas terakhirnya" balas Sehun jengah, apa dia seperti orang jahat yang memang patut untuk dicurigai?.
"Apa kau bodoh hyung? Kenapa kau malah membiarkan nya bunuh diri? Disaat yang lain akan merasa berduka dengan kepergian nya" Hardik Minhyung kesal. Baru saja ia akan melangkah pergi, Sehun menahan lengan nya dan membuat keduanya berhadapan.
"Jika aku menahan nya untuk pergi, itu sama saja akan membuat nya semakin menderita. Aku tidak ingin membiarkan nya semakin tersiksa dengan keadaan Minhyung. Menahan nya sama saja membuatnya semakin tersiksa akan hidup ini, dia tidak pernah merasakan bahagia disini......jika bersama chanyeol akan membuatnya bahagia, maka itulah jalan keluarnya" Sehun berujar pelan.
"Tapi tidak seperti ini caranya hyung" elak Minhyung.
"Terkadang kita harus merelakan seseorang agar ia bisa merasakan bahagia nya sendiri, walaupun disisi lain membuat orang lain merasa kehilangan. Ada banyak yang masih tidak dapat kau pahami Kim Minhyung, kau masih harus belajar sebelum benar benar dinobatkan sebagai raja" Panglima muda itu menepuk bahu kakak dari istrinya dan kemudian melenggang pergi dari sana dengan santainya.
"Ck aku memang tidak bisa mengerti cara berpikir nya yang aneh" gumam Minhyung kesal.
. . .
"Baekhyun tidak punya siapapun disini Kyung, kecuali dirimu. Kau adalah satu satunya keluarga yang dia punya. Lalu bagaimana kau akan membiarkannya beristirahat?" Yixing berjalan mendekat ke arah Kyungsoo yang masih terduduk didepan peti jenazah Baekhyun dengan tatapan kosong.
"Aku tidak ingin berpisah darinya Yi,aku bahkan tidak pernah berpikir secepat ini waktu memisahkan aku dengan nya. Dia adalah satu satunya saudara ku, yang mengerti diriku" Yixing mengulas sebuah senyuman, lalu mendudukan dirinya di samping Kyungsoo.