Kai membuka matanya perlahan, kemudian ia terduduk sambil menatap kearah sekeliling nya.
'dimana aku' monolognya
Saat ini ia berada di sebuah kamar luas yang bernuansa Kerajaan Joseon tempo dulu.
Ia mencubit pipinya pelan setelah ia tersadar sebelum nya ia terjatuh dari lantai lima sekolah nya.
"Jika aku terjatuh,kenapa sekarang aku masih hidup?"tanya nya pada dirinya sendiri. Ia tidak bermimpi, ini adalah dunia nyata.
"Kenapa aku bisa berada di sini" kai berdiri lalu ia menyibak selimutnya.
Ia baru menyadari saat ini ia sedang mengunakan hanbok kerajaan seperti zaman dahulu.
"Tuan putri ,apa yang sedang anda lakukan?"tanya seorang perempuan menghampirinya. Ia mengenakan pakaian seorang dayang.
"Aku dimana? Bukankah harusnya aku sudah mati?"tanya nya pada dayang itu.
"Apa anda bercanda ,tuan putri?"tanya nya balik.
"Tidak tidak,aku bersungguh-sungguh. Aku baru saja terjatuh . Dan kenapa sekarang aku berada disini?" Ia berjalan ke arah cermin dan mengeryit.
"Siapa namaku?"tanya nya kepada sang dayang. Dayang tersebut terkejut mendengar pertanyaan sang putri.
"Yang mulia ,nama anda adalah Kim Kai. Ini adalah kota Hanyang, ibukota dari Kerajaan Joseon"
"Apa? Joseon?" Kai bertanya tidak percaya, pandangan nya memburam dan kepalanya terasa pusing dan berat
'BRUK'
"TUAN PUTRI"
........
"Oh Sehun, aku bangga kepadamu. Kau berhasil membawa kemenangan bagi Joseon. Kau sangat hebat memimpin pasukan mu bahkan diusia mu yang sangat muda seperti ini. Aku akan memberikan mu hadiah sebagai gantinya " ucap sang raja.
"Suatu kewajiban bagi saya untuk melindungi Joseon, Baginda Raja. Saya tidak membutuhkan imbalan apapun ,saya berterimakasih atas kebaikan Baginda" balas Sehun
"Aku tidak membutuhkan penolakan dari mu. Aku harus memberikan mu hadiah atas pengorbanan dan seluruh jasamu bagi Joseon. Aku tidak pernah akan menerima penolakan mu " jawab sang raja dengan dengan tegas dan dingin.
"Maafkan kelancangan saya Baginda. Saya akan menerima apapun yang anda berikan" Sehun bersimpuh di hadapan sang raja.
"Aku akan memberikan mu putri bungsu ku sebagai imbalan untuk mu " ucapnya telak.
Semua menteri yang hadir kaget mendengar perkataan dari sang raja namun mereka tidak berani untuk melanggar perkataan dari sang raja .
"Yang mulia......" Sehun juga ikut kaget mendengar perkataan dari sang raja
Ia tidak membutuhkan apapun dari sang raja ,tetapi dengan tegasnya sang raja memberikan putri bungsu nya yang masih berusia muda kepada seorang pembunuh berdarah dingin .
"Aku tidak akan menerima protes apapun dari mu Oh Sehun. Perintah ku adalah mutlak" ucapnya lalu meninggalkan ruang rapat tersebut.
"Dasar gila" umpat sehun pada sang raja.
.......
"Ibunda ,apa kai masih belum bangun ?"tanya seorang laki laki menghampiri sang ibunda yang duduk di samping ranjang dengan wajah yang cemas.
"Dia belum bangun sejak pagi. Kyungsoo berkata bahwa tadi pada saat dia bangun ,dia seperti kehilangan ingatan nya. Ia tidak mengenal siapa dirinya, bahkan ia tidak tau ini dimana. Bagaimana ini Minhyung? Ibu sangat khawatir " ucapnya lemah.
"Aku yakin dia baik baik saja ,ibu. Tenanglah, dia akan segera bangun" balas Minhyung memeluk ibunya
"Seperti nya kau dari kota?"tanya sang ibu pada akhirnya.
Minhyung meringis, "Aku habis bertengkar dengan Chanyeol Hyung. Aku jadi pergi ke kota sebentar"
"Kau terlalu sering bertengkar dengan kakak mu dan ayahmu"
"Aku benci hidup ku dikekang seperti boneka oleh ayah. Aku tidak mau hidup ku harus seperti mereka ibu. Aku tidak suka cara ayah memperlakukan ku. Ia sangat kejam " balas Minhyung.
"Ibu minta maaf tidak dapat membantu apapun. Ibu tidak dapat melawan sikap keras ayahmu itu "balas sang ibu.
"Apa yang biasanya kau lakukan di kota?"tanya
"Aku?"tanya nya sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Kepada siapa lagi ibu bertanya selain dirimu ?"dengusnya.
"Aku berlatih dengan seseorang" balasnya dengan pelan namun dapat didengar oleh sang ibu.
"Dengan siapa kau berlatih? Entah kenapa ibu rasa dia bukan orang sembarangan" goda sang ibu
"Apa maksud ibu? Dia hanya teman ku berlatih pedang . Aku ingin bisa sehebat Sehun Hyung untuk dapat memimpin perang" ucap nya malu malu .
"Ibu percaya dia orang yang spesial untuk mu Minhyung. Ibu akan mendukung mu selalu ,kau tidak perlalu menjadi sehebat Sehun. Jadilah dirimu sendiri "balas sang ibu
"Aku menyayangi mu ibunda,terimakasih" balasnya lalu ia menghampiri sang adik.
Ia merasakan tangan Kai bergerak dan tidak lama kemudian manik hitam kai terbuka pelan .
" Siapa kau?" Tanya kai bingung. Ia baru saja terbangun dan ada dua orang yang tidak dikenalinya.
"Kau tidak mengenali ku?" Tanya Minhyung kebingungan. Apa yang terjadi pada adiknya sehingga ia lupa ingatan seperti ini?.
"Tidak,aku bahkan tidak tau kenapa aku bisa berada di Joseon" ucapnya lalu ia terisak pelan.
Yeji menghampiri putri nya, lalu membelai rambutnya pelan
"Tidak apa apa, tidak ada masalah walaupun kau melupakan semuanya sayang. Aku ibumu, aku akan membantu putri ku " ucapnya lalu menarik Kai dalam pelukan nya.
Kai merasa nyaman dalam pelukan sang ratu , seperti merasakan pelukan dari ibunya.
Ia sangat bingung bagaimana ia bisa terbangun di masa lalu,di masa joseon sebagai seorang putri?.
'i don't want to die now'
Kai teringat perkataan terakhirnya sebelum tubuhnya terjatuh ke tanah . Doanya terkabul, ia masih hidup sekarang.
'ini kehidupan kedua ku. Tuhan menjawab doa ku'
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
The Past Is My Destiny
FantasyKai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
