Kai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . . . .
Perang benar-benar berakhir, kini Joseon kembali sebagai kerajaan tunggal yang tenang. Arak-arakan pasukan kerajaan kembali dengan selamat, disambut oleh para rakyat yang gembira dengan berita kemenangan.
Di hari yang sama, Joohyun dan Herin diadili atas tuntutan percobaan pembunuhan dengan hukuman cambuk sampai mati atas perintah langsung dari Doyoung. Tak ada yang berani melawan setelah banyaknya bukti-bukti yang dikumpulkan oleh sang penasehat, dengan kerjasamanya bersama Jisung pula berhasil mendapati beberapa orang dalam yang bekerja sama dengan kerajaan luar.
Kai akhirnya siuman, terbangun dengan Sehun disisinya adalah salah satu hal terbaik. Prianya kembali dengan selamat, tanpa ada satupun kekurangan. Dia tidak lagi kembali di masa depan, tapi kembali ke rengkuhan pria yang dicintainya—sang panglima perang Joseon, Oh Sehun.
Bibir keduanya bertemu, saling menyalurkan kerinduan atas lamanya waktu yang telah memisahkan mereka. Kini mereka tidak lagi berdua, melainkan tiga. Ada pangeran kecil yang telah lahir dan menjadi pengikat keduanya. Pangeran yang dinamakan Oh Haowen, dengan wajah mungilnya yang pucat, dan mirip dengan sang ayah.
Seulas senyum tercetak di sudut bibir Kai, meskipun wajahnya masih pucat setelah tertidur sekian lama selepas melahirkan putra pertamanya. "Tak ada waktu yang lebih indah dibandingkan saat ini, melihat cintaku kembali, dan anak ku tumbuh dengan sehat. Aku bahagia" ujarnya tulus, waktunya di masa depan mungkin hilang. Ia tak lagi kembali lagi ke tubuhnya sebagai Kaira Tanaka, tapi kini ia punya tanggung jawab baru, ia punya alasan untuk terus bertahan di masa lalu. Hidupnya tidak akan lagi terbayang masa depan, sebab ia telah menemukan takdir dan alasan nya untuk tetap hidup, sebagai Tuan Putri Kai dari Joseon.
Semua rakyat bersorak akan kelahiran sang pangeran kecil, meskipun dia bukanlah pangeran yang akan meneruskan tahta. Luhan pun kembali, sebagai pangeran baik hati yang membantu saudara tirinya menjalankan pemerintahan. Selepas kepergian sang adik untuk selama lamanya, ia bisa menemukan jati dirinya kembali. Tak lagi berniat jahat dan memendam dendam atas Joseon dan keturunan nya, melainkan hidup atas keinginan terakhir dari sang adik.
"Hormat ku yang mulia, Xi Luhan kembali dari Silla. Inilah janjiku untuk menjaga perdamaian Joseon dan menjadi abdi yang setia untuk raja" sambil berlutut, Luhan menyampaikan ikrarnya. Menjalankan tugas pertama sebagai pemimpin pengadilan tinggi Joseon yang pastinya mengutamakan kejujuran dalam memerintah.
Jeno pun kembali ke keluarganya, bertemu dengan Jisung dan Doyoung. Sang ayah akhirnya bisa berdamai dengan masa lalunya, akan kepergian Sejeong sang kesatria wanita Joseon, istrinya. Ia disambut haru oleh keluarganya bukan hanya sebagai seorang anak dan saudara, melainkan juga sebagai seorang ratu.
Ratu Joseon yang sekiranya dianggap telah pergi untuk selama-lamanya karena diracun, nyatanya masih berada disisi mereka semua. Minhyung menepati janjinya pada ayah mertua dan iparnya untuk membawa Jeno kembali dengan selamat.